Breaking News:

Ada Berbagai Teknik Menyikat Gigi, Pakar Tegaskan Tak Ada Satu Teknik yang Benar-benar Optimal

Pakar menyebut tidak ada teknik menyikat gigi yang paling optimal dan paling benar

freepik.com
ilustrasi menyikat gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Infeksi bakteri di mulut telah dikaitkan dengan konsekuensi kesehatan di area tubuh lainnya.

Molekul inflamasi yang dihasilkan oleh bakteri di mulut dapat melakukan perjalanan melalui aliran darah untuk merusak otak dan organ lainnya.

Penyakit gusi dapat dicegah dengan menjaga kebiasaan baik menyikat gigi, flossing, dan mengunjungi dokter gigi, dilansir TribunHealth.com dari Express.

Terlepas dari kesepakatan luas bahwa kesehatan gigi itu baik, para ahli memiliki pendapat yang sangat beragam tentang bagaimana cara melakukannya.

Sebuah studi UCL yang diterbitkan dalam British Dental Journal menemukan ada "keragaman yang sangat luas dalam rekomendasi" tentang cara menyikat gigi yang benar.

Baca juga: drg. Ardiansyah Jelaskan Pemeriksaan dan Perawatan yang Dilakukan Dokter Gigi Spesialis Ortodontik

Baca juga: Terlambat Menyikat Gigi Akan Mempengaruhi Kejadian Pembentukan Karang Gigi Lebih Cepat

ilustrasi menyikat gigi dengan optimal
ilustrasi menyikat gigi dengan optimal (freepik.com)

Tidak ada kesepakatan yang dapat ditemukan antara metode yang disarankan oleh perusahaan pasta gigi, asosiasi gigi, buku teks kedokteran, dan makalah penelitian.

Penulis senior Profesor Aubrey Sheiham mengatakan: "Jika orang mendengar satu hal dari asosiasi gigi, lain dari perusahaan sikat gigi dan sesuatu yang lain dari dokter gigi mereka, tidak heran mereka bingung tentang cara menyikat."

"Dalam penelitian ini kami menemukan serangkaian saran yang sangat tidak konsisten dari berbagai sumber."

"Asosiasi dokter gigi harus konsisten tentang metode apa yang direkomendasikan, berdasarkan seberapa efektif metode tersebut."

Profesor Sheiham sangat prihatin dengan beberapa kelompok yang merekomendasikan teknik menyikat gigi yang rumit yang tidak memberikan manfaat apa pun dibandingkan gerakan menggosok biasa.

2 dari 2 halaman

Penulis utama Dr John Wainwright mengatakan: "Untuk sesuatu yang dilakukan kebanyakan orang dua kali sehari, Anda akan mengharapkan dokter gigi mengirimkan pesan yang lebih jelas dan lebih terpadu kepada pasien mereka tentang cara menyikat gigi."

"Terlalu sering saya ditanya mengapa metode yang saya jelaskan berbeda dari bagaimana dokter gigi sebelumnya telah mengajarkan mereka di masa lalu."

Baca juga: Gusi Sehat Harusnya Tak Berdarah saat Disikat, Waspadai Gejala Penyakit Gingivitis

Baca juga: Bagian Bulu Sikat Gigi yang Lembut Berfungsi Membersihkan Gusi dan Menstimulasi Peredaran Darah

ilustrasi seseorang menyikat gigi
ilustrasi seseorang menyikat gigi (freepik.com)

Metode yang direkomendasikan Dr Wainwright adalah memfokuskan penyikatan pada area di mana plak terkumpul dalam jumlah terbesar, yakni permukaan gigitan dan pangkal gigi tempat bertemunya gusi.

Profesor Sheiham menyarankan gerakan menggosok horizontal sederhana, dengan sikat dipegang pada sudut 45 derajat.

Sudut 45 derajat memungkinkannya untuk menangkap lebih banyak

Pakar lain juga mengomentari studi UCL.

Profesor Michael Yunker dari Eastman Institute for Oral Health mencatat bahwa tidak ada satu teknik optimal yang merupakan metode menyikat 'terbaik' untuk semua orang.

"Sejujurnya, teknik terbaik adalah apa pun yang perlu dilakukan setiap orang untuk keahliannya masing-masing," katanya.

Baca berita lain tentang kesehatan gigi dan mulut di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved