TRIBUNHEALTH.COM - Perbedaan gigi keropos dan gigi berlubang terletak pada kemunculan dan gejalanya.
Beberapa orang bahkan masih bingung mengenai perbedaan gigi keropos dan gigi berlubang.
Pasalnya gigi keropos dan gigi berlubang adalah dua kondisi yang saling berhubungan.
Pada umumnya gigi keropos dapat dikenali dengan kondisi gigi yang berlubang, kehitaman, mahkota gigi susu yang tidak utuh, atau yang sudah tanggal.
Menurut dokter, kondisi pengeroposan gigi mirip dengan kondisi gigi berlubang.
Baca juga: dr. Cristine Angelina: Hasil Perawatan Botox Tidak Akan Langsung Terlihat seperti Perawatan Filler

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, M.AP yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program Healthy Talk.
Karakteristik yang bisa dilihat dari kerusakan tersebut terbagi menjadi 2 penyebab, yakni disebabkan karena bakteri dan fluorosis.
Apabila disebabkan karena aktivitas bakteri, umumnya terdapat bercak-bercak kecoklatan.
Sedangkan apabila disebabkan karena kandungan mineral seperti fluoride yang tinggi, maka akan terlihat bercak-bercak putih pada permukaan gigi.
Adapula beberapa pewarnaan yang terjadi pada gigi akibat penggunaan bahan-bahan kimiawi.
Baca juga: Perawatan Botox Bekerja dengan Cara Memblokir Aktivitas Syaraf dan Otot, Simak Ulasan dr. Cristine
Seperti penggunaan obat golongan tetracycline yang menyebabkan perubahan warna pada permukaan gigi yang mana gigi menjadi berwarna kecoklatan.
Hal ini dapat menyebabkan gigi mengalami pengeroposan dan kerusakan jaringan-jaringan gigi.

Perawatan yang paling efektif dilakukan untuk mengatasi pengeroposan gigi maupun gigi berlubang adalah perawatan setiap hari secara mandiri di rumah.
Dimana selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara teratur, minimal setiap hari menyikat gigi sebanyak 2 kali.
Bisa dilakukan di pagi hari setelah sarapan dan di malam hari sebelum tidur, namun hal ini harus dilakukan secara rutin.
Baca juga: Ahli Gizi: Tidak Benar Jika Pasien yang Sembuh dari Asam Lambung Langsung Makan dalam Jumlah Besar
"Tak lupa yang penting dilakukan adalah melakukan kontrol kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi," imbuhnya.
Dengan begitu dokter gigi bisa melihat secara detail kondiri rongga mulut pasien.
Menurut drg. Munawir biasanya pasien tidak mengetahui terjadinya pengeroposan gigi.
Umumnya pasien baru menyadari kerusakan pada gigi saat gigi terasa ngilu, nyeri, hingga rasa sakit.
Rasa ngilu dan rasa sakit terjadi akibat proses pengrusakan yang sudah lama.

Baca juga: dr. Ni Wayan Beberkan Jenis-jenis Perawatan untuk Mengatasi Rambut Rontok
Penjelasan Dokter Spesialis Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, M.AP dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program Healthy Talk edisi 04 September 2021.
(Tribunhealth.com/Dhianti)
Baca berita lain tentang kesehatan di sini.