Breaking News:

Tak Hanya Pola Makan Buruk, Obesitas Bisa Dipicu Kurangnya Aktivitas Fisik hingga Masalah Genetik

Berikut ini berbagai penyebab obesitas yang dipaparkan National Health Service (NHS) Inggris

Pixabay.com
Ilustrasi obesitas 

TRIBUNHEALTH.COM - Obesitas merupakan salah satu kondisi yang banyak dialami.

Padahal obesitas terkait dengan risiko beragam penyakit yang serius dan bisa mengancam nyawa.

Umumnya, obesitas disebabkan oleh terlalu banyak makan dan aktivitas fisik yang sedikit.

Diberitakan National Health Service, jika seseorang mengonsumsi energi dalam jumlah tinggi, terutama lemak dan gula, tetapi tidak membakar energi melalui olahraga dan aktivitas fisik, sebagian besar energi berlebih akan disimpan oleh tubuh sebagai lemak.

Kalori

Ilustrasi beberapa makanan yang mengandung tinggi kalori
Ilustrasi beberapa makanan yang mengandung tinggi kalori (aceh.tribunnews.com)

Baca juga: Cara Menghitung Kalori dengan Tepat, Simak Anjuran Dokter Spesialis Gizi Klinik, Diana Suganda

Baca juga: Ini Pentingnya Menjaga Asupan Kalori Guna Mencegah Obesitas selama Pandemi

Nilai energi makanan diukur dalam satuan yang disebut kalori.

Rata-rata pria yang aktif secara fisik membutuhkan sekitar 2.500 kalori per hari untuk mempertahankan berat badan yang sehat, dan rata-rata wanita yang aktif secara fisik membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari.

Jumlah kalori ini mungkin terdengar tinggi, tetapi mudah dicapai jika mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Misalnya, makan hamburger besar, kentang goreng, dan milkshake dapat menghasilkan total 1.500 kalori.

Perlu diingat bahwa angka itu hanya 1 kali makan.

Masalah lainnya adalah banyak orang tidak aktif secara fisik, sehingga banyak kalori yang mereka konsumsi akhirnya disimpan dalam tubuh mereka sebagai lemak.

Pola makan yang buruk

ilustrasi makanan tinggi karbohidrat
ilustrasi makanan tinggi karbohidrat (pixabay.com)

Baca juga: Selain Faktor Makanan dan Minuman, Hindari Kebiasaan yang Memicu Terjadinya Gigi Sensitif

Baca juga: Tak Hanya Makanan dan Minuman, Keracunan Bisa Disebabkan oleh Zat dan Obat yang Masuk ke Tubuh

Obesitas tidak terjadi dalam semalam.

Kondisi ini berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu, sebagai akibat dari pola makan dan pilihan gaya hidup yang buruk, seperti:

  • Makan makanan olahan atau makanan cepat saji dalam jumlah besar – yang tinggi lemak dan gula
  • Minum terlalu banyak alkohol – alkohol mengandung banyak kalori, dan orang yang banyak minum sering kali kelebihan berat badan
  • Banyak makan di luar
  • Makan porsi lebih besar dari yang dibutuhkan
  • Minum terlalu banyak minuman manis – termasuk minuman ringan dan jus buah
  • Kenyamanan makan – jika seseorang memiliki harga diri yang rendah atau merasa tertekan, mereka biasanya makan untuk membuat diri merasa lebih baik

Kebiasaan makan yang tidak sehat cenderung diturunkan dalam keluarga.

Seseorang mungkin belajar kebiasaan makan yang buruk dari orang tua, kemudian melanjutkannya hingga dewasa.

Kurangnya aktivitas fisik

ilustrasi kurang aktivitas fisik
ilustrasi kurang aktivitas fisik (freepik.com)

Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh Tak Cukup Konsumsi Buah dan Sayur, Perlu Diimbangi Olahraga

Baca juga: 5 Manfaat Olahraga Selain untuk Keburagan Tubuh, Bantu Tidur Lebih Nyenyak hingga Buat Otak Prima

Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor penting lainnya yang berhubungan dengan obesitas.

Banyak orang memiliki pekerjaan yang melibatkan duduk di meja hampir sepanjang hari.

Mereka juga mengandalkan mobil mereka, daripada berjalan kaki atau bersepeda.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved