Breaking News:

Studi Ilmiah Sebut Minum Kopi sebelum Sarapan Bisa Rusak Metabolisme Tubuh

Rusaknya metabolisme ini berkaitan dengan kemampuan kopi dalam mempengaruhi kontrol gula darah

Pixabay
Ilustrasi minum kopi 

TRIBUNHEALTH.COM - Minum kopi telah menjadi kebiasaan di berbagai belahan dunia.

Namun kopi kerap dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan.

Sebuah studi yang dilaporkan pada tahun lalu menyebut, cara minum kopi bisa berpengaruh buruk pada kesehatan, dilansir TribunHealth.com dari Independent.

Studi itu menyebut minum kopi sebelum bangun bisa merusak metabolisme dengan signifikan.

Dengan menunda minum kopi hingga setelah sarapan, kemampuan tubuh untuk mencerna makanan meningkat secara drastis.

Efek negatif pada kontrol gula darah

Ilustrasi cek gula darah penderita diabetes
Ilustrasi cek gula darah penderita diabetes (Freepik.com)

Baca juga: Nyeri Kaki dan Kesemutan saat Malam Hari Bisa Jadi Gejala Diabetes, Segera Kontrol Gula Darah

Baca juga: Duduk Terlalu Lama saat Bekerja Bisa Sebabkan Naiknya Gula Darah dan Kadar Kolesterol

Para ilmuwan di University of Bath menemukan bahwa minum kopi juga dapat memiliki efek negatif pada kontrol glukosa darah.

Mengingat pentingnya menjaga kadar gula darah kita dalam kisaran yang aman untuk mengurangi risiko kondisi seperti diabetes dan penyakit jantung, para peneliti percaya hasil ini dapat memiliki implikasi kesehatan yang "jauh".

Dalam studi mereka, yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, 29 pria dan wanita sehat menjalani tiga eksperimen semalam yang berbeda secara acak.

Dalam dua skenario pertama, peserta diberi minuman manis saat bangun tidur - pertama dari tidur malam yang normal, dan kemudian lagi setelah tidur malam yang buruk di mana mereka dibangunkan selama lima menit setiap jam.

Yang ketiga, tidur mereka juga terganggu, tetapi mereka diberi kopi hitam kental 30 menit sebelum mengonsumsi minuman manis.

Sampel darah dari peserta diambil setelah minuman glukosa, yang mencerminkan kalori dari sarapan biasa, di setiap percobaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu malam tidur yang terganggu tidak memperburuk respons glukosa darah partisipan saat sarapan jika dibandingkan dengan tidur malam yang normal.

Namun, kopi hitam pekat yang dikonsumsi sebelum sarapan meningkatkan respons glukosa darah terhadap minuman tersebut sekitar 50 persen.

Perlu ubah kebiasaan

Ilustrasi minum kopi
Ilustrasi minum kopi (Pixabay)

Baca juga: 5 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari saat Asam Lambung Naik, Kopi hingga Makanan Pedas

Baca juga: Penelitian Ungkap Rutin Minum Teh dan Kopi Bisa Turunkan Risiko Stroke dan Demensia

"Kita tahu bahwa hampir separuh dari kita akan bangun di pagi hari dan, sebelum melakukan hal lain, minum kopi - secara intuitif semakin kita merasa lelah, semakin kuat kopinya," kata Profesor James Betts, co-director Center for Nutrition, Latihan dan Metabolisme di University of Bath.

“Studi ini penting dan memiliki implikasi kesehatan yang luas, karena sampai sekarang kita memiliki pengetahuan yang terbatas tentang apa yang dilakukan ini pada tubuh kita, khususnya untuk metabolisme dan kontrol gula darah kita."

“Sederhananya, kontrol gula darah kita terganggu ketika hal pertama yang bersentuhan dengan tubuh kita adalah kopi terutama setelah tidur malam yang terganggu.

“Ini bisa kita perbaiki dengan makan dulu lalu minum kopi nanti jika kita merasa masih membutuhkannya. Mengetahui hal ini dapat memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi kita semua.”

Baca juga: Kerusakan Gigi selama Pandemi Tak Hanya Soal Bruxism, Kebiasaan Minum Kopi juga Bisa Jadi Pemicu

Baca juga: Dokter Ortopedi Sebutkan Makanan yang Harus Dihindari Penderita Osteoarthritis, Salah Satunya Kopi

Ilustrasi kopi hitam
Ilustrasi kopi hitam (manado.tribunnews.com)

Ini akan "meyakinkan bagi banyak orang" bahwa satu malam gangguan tidur saja tampaknya tidak memperburuk respons metabolisme kita dibandingkan dengan tidur malam yang normal, kata pemimpin peneliti, Harry Smith, seorang mahasiswa PhD di Bath's Department for Health.

“Ada banyak lagi yang perlu kita pelajari tentang efek tidur pada metabolisme kita, seperti berapa banyak gangguan tidur yang diperlukan untuk mengganggu metabolisme kita dan apa implikasi jangka panjangnya, serta bagaimana olahraga, misalnya, dapat membantu mengatasi beberapa hal ini,” kata Smith.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur) 

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved