Breaking News:

Tips Pakar Kesehatan Tanamkan Pola Hidup Sehat untuk Anak, Orangtua Harus Bisa Jadi Contoh

Menurut pakar, anak akan mudah meniru jika orangtua telah menerapkan pola hidup sehat

tribunnews.com
ilustrasi orangtua bermain dengan anak-anaknya 

TRIBUNHEALTH.COM - Direktur asosiasi medis, Dr. Thuy Bui, berbicara mengenai pentingnya menanamkan pola hidup sehat kepada anak.

Dr. Thuy Bui merupakan direktur medis di Departemen Emergency, Children's Healthcare of Atlanta.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah rutin mengunjungi dokter anak.

Dokter anak tidak hanya dapat memeriksa untuk memastikan tekanan darah, berat badan, dan kolesterol anak, tetapi mereka juga kaya akan informasi.

"Dokter anak adalah penjaga gerbang untuk pencegahan," kata Bui.

"Mereka dapat memberi Anda ide, tip, saran, dan panduan hebat tentang seberapa banyak aktivitas yang dibutuhkan anak Anda atau buah dan sayuran apa yang perlu dimakan anak-anak."

Baca juga: Mengenal Penyebab dan Gejala Muntaber yang Kerap Dialami Oleh Anak-anak

Baca juga: Tanda Pubertas pada Anak Perempuan, Tumbuh Lebih Cepat hingga Muncul Gejolak Emosional

Ilustrasi pemeriksaan pada anak.
Ilustrasi pemeriksaan pada anak. (Freepik.com)

"Kami tahu anak-anak cenderung meniru orang dewasa, terutama ketika mereka masih muda," kata Bui.

"Jika mereka melihat Anda mencoba makan sehat, jika mereka melihat Anda mencoba keluar dan berjalan-jalan di sekitar lingkungan, itu adalah hal-hal yang mereka meniru dan menyalin dan semakin banyak mereka menyalin, semakin mendarah daging dalam kehidupan masa depan mereka."

Apalagi sekarang sudah banyak panduan mengenai pola hidup sehat.

Sebagai contoh, berikut beberapa panduan dari AHA tentang perilaku sehat:

Aktivitas fisik

Ilustrasi anak perempuan bermain dan beraktivitas fisik
Ilustrasi anak perempuan bermain dan beraktivitas fisik (Freepik)

Baca juga: Mengapa Pasangan Usia Muda Lebih Sering Melakukan Kekerasan pada Anak? Berikut Pandangan Psikolog

Baca juga: Terapis Wicara, Hikmatun Sadiah Ucap Gagap Bicara dapat Terjadi pada Setiap Anak, Ini Batas Wajarnya

Anak-anak usia prasekolah harus terlibat dalam sekitar tiga jam sehari atau bermain aktif di luar ruangan dan gerakan terstruktur

Anak-anak yang lebih besar membutuhkan setidaknya 60 menit per hari aktivitas intensitas sedang hingga kuat, seperti bersepeda cepat, berenang, mendaki bukit dengan cepat atau bermain dalam olahraga tim seperti sepak bola, hoki lapangan, bola raket atau bola basket.

Tidak harus sekaligus, jadi cobalah untuk menjadwalkan tiga kali istirahat 20 menit di siang hari.

Makan sehat

Ilustrasi mengatur pola makan pada anak
Ilustrasi mengatur pola makan pada anak (Freepik)

Baca juga: dr. Ariantana, Sp.A: Tidak Hanya Orang Dewasa Saja, Anak-anak bahkan Balita dapat Terpapar Covid-19

Baca juga: dr. Fikaris Ungkap Penderita Down Syndrome yang Sedang Hamil Berisiko Menurunkan 30-50% ke Anaknya

Perkiraan kebutuhan kalori untuk anak-anak berkisar dari 900 kalori per hari untuk anak berusia 1 tahun.

Hingga 1.800 kalori untuk anak perempuan berusia 14 hingga 18 tahun, dan 2.200 kalori untuk anak laki-laki berusia 14 hingga 18 tahun.

Pilih dari berbagai sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu rendah lemak atau bebas lemak, daging dan ikan tanpa lemak.

Batasi asupan lemak trans, daging olahan, dan minuman manis.

Bagaimana dan kapan waktu makan juga penting.

Screen time

The American Heart Association memperkuat rekomendasi yang ada untuk membatasi screen time untuk anak-anak dan remaja tidak lebih dari satu hingga dua jam sehari.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved