Breaking News:

Mengapa Pasangan Usia Muda Lebih Sering Melakukan Kekerasan pada Anak? Berikut Pandangan Psikolog

Orangtua kemungkinan pernah melakukan kekerasan pada anak. Kekerasan pada anak meliputi kekerasan fisik, pelecehan seksual namun juga lebih dari itu.

pixabay.com
ilustrasi orangtua yang melakukan kekerasan pada anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Orangtua seharusnya tidak melakukan kekerasan pada anak.

Kekerasan pada anak akan berdampak kepanjangan dan mempengaruhi sikap anak dimasa depan.

Kekerasan pada anak meliputi kekerasan fisik, dan pelecehan seksual namun juga lebih dari itu.

Pasangan usia muda lebih rentan melakukan kekerasan kepada anak dikarenakan kurang siapnya menjadi orang tua.

Memiliki anak pun dikarenakan hanya coba-coba saja.

Sehingga sangat rentan sekali terjadi kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orangtua.

ilustrasi orangtua yang melakukan kekerasan pada anak
ilustrasi orangtua yang melakukan kekerasan pada anak (pixabay.com)

Baca juga: Menyambut Periode Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Kebijakan untuk Mencegah Kenaikan Kasus Covid-19

Sebenarnya bukan hanya yang muda, menikah usia 20 tahun ataukah 30 tahun memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan kekerasan pada anak.

Kekerasan akan terjadi apabila masih coba-coba dan sudah memiliki anak.

Yang membuat seseorang mudah melakukan kekerasan pada anak adalah dikarenakan orangtua yang coba coba.

Selain itu ditambah kondisi tekanan kehidupAn atau karena tekanan kehidupan yang bermacam-macam.

Tekanan kehidupan mulai dari faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor hubungan orangtua dengan saudara lain (mertua, dan teman) akan meni,bulkan suatu tekanan tertentu.

Baca juga: Sering Rapat Virtual? Ini 6 Tips Bangun Kebiasaan Online yang Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Sehingga, ketika orangtua merasa tertekan akhirnya anak menjadi pelampiasan.

Melampiaskan kondisi tekanan hidup kepada anak.

Kekerasan pada anak dipengaruhi oleh faktor dua sisi kedua orangtua.

Faktor psikologis orangtua akan mempengaruhi apakah orangtua akan melakukan kekerasam terhadapt anak atau tidak.

Dampak kekeraasan kepada anak dibagi menjadi dua, yakni:

1. Dampak jangka pendek:

- Anak akan merasa diam

- Minder

- Menundukkan kepala

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Alami Penyakit Mulut Berbahaya Mirip Sariawan, Simak Ulasan drg. Anastasia Ririen

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved