Breaking News:

Tanda Pubertas pada Anak Perempuan, Tumbuh Lebih Cepat hingga Muncul Gejolak Emosional

Pubertas merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju tahap perkembangan remaja dan dewasa

Pixabay
Ilustrasi masa pubertas pada perempuan 

TRIBUNHEALTH.COM - Pubertas merupakan perubahan fisik anak saat mulai memasuki masa remaja.

Pada perempuan, pubertas biasanya dimulai antara usia 8 dan 14.

Namun setiap anak bisa memulainya pada usia yang beragam, dilansir TribunHealth.com dari laman resmi NHS Inggris, Kamis (21/10/2021).

Dengan demikian tidak ada patokan pasti kapan pubertas akan dimulai pada perempuan.

Selain itu, organ atau tanda yang lebih dulu muncul juga tidak sama.

Secara umum, pubertas pada perempuan ditandai dengan beberapa hal sebagai berikut.

Tumbuh lebih tinggi

Ilustrasi remaja pubertas
Ilustrasi remaja pubertas (Pixabay)

Baca juga: Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Remaja, Simak Tips Ahli Kesehatan Tulang Berikut Ini

Baca juga: Perubahan Emosi dan Fisik Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja, Ini Penjelasan Dokter

Anak akan menjadi lebih tinggi, dan ini mungkin terjadi cukup cepat saat memasuki usia remaja.

Payudara dan pinggul semakin besar

Payudara dan pinggul akan menjadi lebih besar saat memasuki usia pubertas.

Mungkin muncul perasaan gatal atau tidak nyaman saat hal ini terjadi. Ini tergolong normal.

Tumbuh rambut

Rambut tumbuh di bawah lengan dan di sekitar vagina.

Beberapa gadis mengembangkan rambut di bagian lain dari tubuh mereka, seperti bibir atas mereka. Ini juga terbilang normal.

Periode menstruasi

Ilustrasi siklus menstruasi tak teratur
Ilustrasi siklus menstruasi tak teratur (Pixabay)

Baca juga: Aktivitas Fisik pada Remaja Bisa Kurangi Risiko Depresi pada Masa Mendatang

Baca juga: Waspada Body Shaming pada Remaja, Ini Risiko Ganggual Mental yang Mengintai dari dr. Zulvia Oktanida

Menstruasi akan mulai di beberapa titik selama masa pubertas.

Mungkin mengalami nyeri haid sebelum atau selama haid.

Muncul cairan

Anda mungkin melihat vagina Anda menghasilkan cairan. Ini normal.

Ini adalah cara vagina untuk tetap bersih dan sehat.
Kotoran seharusnya tidak berwarna atau putih, dan tidak berbau.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved