Breaking News:

Aktivitas Fisik pada Remaja Bisa Kurangi Risiko Depresi pada Masa Mendatang

Sementara itu, remaja yang lebih banyak mager justru lebih berisiko mengalami depresi

Pixabay
Ilustrasi kesehatan mental remaja 

TRIBUNHEALTH.COM - Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang bisa menimpa remaja.

Kabar baiknya, aktivitas fisik diketahui bisa meminimalisir risiko depresi pada remaja.

Fakta ini dimuat dalam sebuah jurnal Lancet Psychiatry, pada tahun 2020.

Bahkan, olahraga ringan pun sudah cukup membantu, dilansir TribunHealth.com dari CNN.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa 60 menit gerakan sederhana setiap hari pada usia 12 dikaitkan dengan penurunan rata-rata 10% dalam depresi pada usia 18.

Jenis gerakan berkisar dari berlari dan bersepeda hingga berjalan, melakukan pekerjaan rumah, melukis, atau memainkan alat musik.

Baca juga: dr. Zulvia Oktanida Syarif Ungkap Dampak yang Terjadi Bila Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental

Baca juga: dr. Fransisca Handy, Sp.A, IBCLC Sebut Pentingnya Memberikan Perhatian dan Dukungan di Masa Remaja

Ilustrasi kesehatan mental pada remaja
Ilustrasi kesehatan mental pada remaja (Pixabay)

"Bukan hanya bentuk aktivitas yang lebih intens yang baik untuk kesehatan mental kita," kata Aaron Kandola, seorang mahasiswa PhD di bidang psikiatri di University College London dan penulis utama studi tersebut, dalam sebuah pernyataan.

"Banyak inisiatif mempromosikan olahraga pada orang muda, tetapi temuan kami menunjukkan bahwa aktivitas ringan juga harus diberi perhatian lebih," penulis senior Dr. Joseph Hayes, seorang psikiater dan konsultan penelitian klinis di University College London, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Sekolah dapat mengintegrasikan aktivitas ringan ke dalam hari-hari murid mereka, seperti dengan berdiri atau pelajaran aktif," kata Hayes.

"Tidak memerlukan banyak usaha dan mudah untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas sehari-hari kebanyakan anak muda."

Studi ini menggunakan informasi dari University of Bristol, yang telah mengikuti 14.500 wanita dan anak-anak mereka selama 30 tahun.

Baca juga: Tips Atasi Body Shaming dalam Mencegah Gangguan Mental pada Remaja dari dr. Zulvia Oktanida Syarif

Baca juga: Kenali Perbedaan Acne yang Muncul saat Remaja dan Dewasa, dr. Kardiana: Remaja Alami Lonjakan Hormon

Ilustrasi kesehatan mental remaja
Ilustrasi kesehatan mental remaja (Pixabay)

Mereka sudah dipantai sejak kehamilan dan seterusnya.

4.257 remaja mengenakan instrumen untuk melacak gerakan mereka pada usia 12, 14 dan 16 tahun selama periode tiga hari.

Selama setidaknya 10 jam setiap hari, akselerometer mencatat apakah anak itu bergerak atau tidak bergerak.

Mesin tersebut menyediakan metode pelacakan yang lebih baik daripada penelitian sebelumnya, yang mengandalkan pelaporan sendiri, kata para peneliti.

"Mengkhawatirkan, jumlah waktu yang dihabiskan kaum muda untuk tidak aktif terus meningkat selama bertahun-tahun, tetapi ada kekurangan penelitian berkualitas tinggi yang mengejutkan tentang bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental," kata Kandola.

Perilaku menetap meningkat seiring bertambahnya usia anak-anak, studi tersebut menemukan, dengan skor depresi tertinggi di antara yang paling tidak aktif.

Ilustrasi kesehatan mental remaja - bisa dipengaruhi lingkungan pertemanan
Ilustrasi kesehatan mental remaja - bisa dipengaruhi lingkungan pertemanan (Pixabay)

Setiap jam tambahan duduk pada usia 12 dikaitkan dengan peningkatan 11% dalam skor depresi pada usia 18, berdasarkan kuesioner klinis yang mengukur gejala depresi dan tingkat keparahannya.

Pada usia 14, setiap jam tambahan tidak aktif meningkatkan skor depresi sebesar 8%, sementara anak berusia 16 tahun memiliki skor peningkatan 10,5%, studi tersebut menemukan.

Studi ini hanya melihat depresi, bukan gangguan kecemasan.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved