Breaking News:

Ahli Gizi: Makan Terlalu Banyak Tidak Baik karena Meningkatkan Tekanan di Perut

Kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH atau kadar keasaman lambung menjadi tinggi. Naiknya asam lambung bisa ditandai dengan beberapa gejala

pixabay.com
seseorang yang merasa perut tidak nyaman 

TRIBUNHEALTH.COM - Naiknya asam lambung bisa dialami oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orangtua.

Asam lambung merupakan cairan yang diproduksi oleh lambung, tidak berwarna, encer, dan bersifat asam.

Asam lambung adalah munculnya rasa terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Cairan asam lambung memiliki fungsi untuk membantu dalam mencerna protein, mencegah infeksi, mencegah keracunan makanan, serta memastikan penyerapan vitamin B12.

Kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH atau kadar keasaman lambung menjadi tinggi.

seseorang yang merasa perut tidak nyaman
seseorang yang merasa perut tidak nyaman (pixabay.com)

Baca juga: drg. Citra, MMRS Sebut Penggunaan Gigi Palsu Dapat Menimbulkan Keluhan Seperti Sariawan di Awal

Sehingga dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pada pencernaan, kerongkongan, dan mulut.

Naiknya asam lambung bisa ditandai dengan beberapa gejala.

Salah satu gejala khas dari asam lambung adalah munculnya rasa panas pada bagian dada.

Produksi asam lambung yang berlebihan dapat merusak fungsi dan kondisi lambung.

Meskipun asam lambung tidak menyebabkan kematian, bukan berarti keadaan tersebut boleh disepelekan.

Apabila asam lambung tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa menyebabkan berbagai komplikasi pada kesehatan penderitanya.

Baca juga: Berikut Ini! Kunci Utama Menjaga Kesehatan Rahang Bawah, Simak Ulasan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Pada dasarnya penderita asam lambung meskipun telah sembuh dari suatu gejala yang parah, dapat mengalami kekambuhan berulang.

Sehingga ia tetap harus menjaga dietnya, karena kekambuhan asam lambung ini bisa terjadi kapan saja jika pola makan tidak benar.

Pada penderita asam lambung tidak hanya jenis maknanan saja yang diperhatikan, namun juga pada jumlah, dan frekuensinya.

Makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita asam lambung adalah yang bertekstur lembut dan tidak terlalu keras.

Makanan pokok berupa nasi atau yang lain, masaklah dengan kandungan air yang lebih dari biasanya, sehingga tekstur lebih lembut.

Baca juga: Ahli Tak Menampik Media Sosial Bisa Bikin Ketagihan, Ada Kaitan dengan Hormon Dopamin di Otak

Minuman yang harus dihindari adalah kafein, minuman bersoda dan beralkohol, coklat dan olahannya, beras ketan dan olahannya.

Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan pedas, buah-buahan yang asam dan megandung gas (jeruk, tomat, strawberry, nangka, durian). sayuran mentah (masak dulu sayuran sebelum dimakan hingga lebih empuk dan mudah dicerna), asyuran mengandung gas (kol, brokoli, kobis), roti yang mengandung bahan pengembang jangan dikonsumsi saat perut kosong.

Cara menambah berat badan bagi penderita asam lambung dengan cara makan porsi kecil tapi sering.

Meskipun ingin segera menaikkan berat badan, tidak benar jika pasien yang sembuh dari asam lambung langsung makan dalam jumlah besar.

Baca juga: AstraZeneca Kembangkan Injeksi Antibodi Virus Corona, Terbukti Bisa Cegah dan Obati Covid-19

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved