Breaking News:

Ahli Tak Menampik Media Sosial Bisa Bikin Ketagihan, Ada Kaitan dengan Hormon Dopamin di Otak

Media sosial mendorong otak untuk menyukai dan terus menerus melakukan scrolling dan memposting

Pixabay
Ilustrasi dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental 

TRIBUNHEALTH.COM - Media sosial bisa memberi manfaat berupa hiburan, bahkan komersial jika dimanfaatkan dengan baik.

Namun ada sisi lain di mana media sosial bisa memicu kecanduan pada pengguna.

Kebanyakan orang justru terjebak dalam media sosial karena terlalu banyak menghabiskan waktu untuk scrolling dan memposting sesuatu yang tidak penting.

Tujuh dari 10 pengguna Facebook dewasa di AS mengatakan mereka mengunjungi situs tersebut setidaknya sekali sehari, dan 49% melaporkan mengunjungi beberapa kali sehari, menurut data Pew Research Center 2021, dilansir TribunHealth.com dari CNN.

Sekitar 59% orang mengunjungi Instagram setidaknya sekali sehari, dengan 38% mengunjungi beberapa kali sehari.

Baca juga: Sifilis Bisa Diobati dengan Antibiotik, Penting Dilakukan sebelum Berkembang dan Menyerang Otak

Baca juga: Mengenal Penyebab Pendarahan Otak dari Dokter Spesialis Neurologi, dr. Felix Adrian

Ilustrasi otak manusia
Ilustrasi otak manusia (Pixabay)

Beberapa orang merasa nyaman ketika media sosial hening untuk sejenak.

Namun mengapa tetap sulit untuk berhenti memeriksa media sosial?

Dr. Anna Lembke, seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Universitas Stanford, dan Direktur Medis Pengobatan Ketergantungan di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, melihat otak untuk mencari jawaban.

Dalam bukunya "Dopamin Nation," dia mengeksplorasi bagaimana rangsangan yang mudah didapat mempengaruhi kimia otak dan kebahagiaan kita.

"Smartphone adalah jarum suntik modern, memberikan dopamin digital 24/7 untuk generasi kabel," tulis Lembke.

Baca juga: Terlalu Banyak Menggunakan Media Sosial Bisa Turunkan Self Esteem, Cemburu pada Postingan Orang Lain

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Otak Manusia saat Mengalami Alzheimer, Simak Penjelasan dr. Debby Amelia

Ilustrasi - Instagram bisa pengaruhi kesehatan mental, apa yang perlu dilakukan?
Ilustrasi - Instagram bisa pengaruhi kesehatan mental, apa yang perlu dilakukan? (Pixabay)

Sementara "kecanduan media sosial" saat ini tidak termasuk dalam "Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental," Lembke mengatakan kepada CNN.

Namun dia yakin media sosial bisa membuat ketagihan.

Hal itu didasarkan pada pengalaman klinis dan pengetahuannya tentang bagaimana hubungan manusia dan pelepasan dopamin.

"Kami dapat menunjukkan secara pasti bahwa koneksi manusia merangsang pelepasan dopamin, yang memperkuatnya, dan apa pun yang merangsang dopamin di jalur hadiah otak (dopamin) berpotensi membuat ketagihan," jelas Lembke.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved