Breaking News:

drg. Anastasia : Disarankan Membuat Obat Kumur Sendiri Menggunakan Bahan Herbal

Dalam pembersihan rongga mulut, tidak hanya dengan menyikat gigi, scalling, dan enggunaan dental floss saja, tetapi juga penggunaan obat kumur.

freepik.com
ilustrasi obat kumur herbal 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada prinsipnya, pembersihan keras maupun lunak dalam rongga mulut menggunakan cara yang paling tepat dan yang paling utama adalah secara mekanis.

Karena hal tersebut adalah upaya untuk melepaskan sisa makanan dan minuman selain air putih pada seluruh jaringan lunak termasuk permukaan lidah.

Sisa makanan dan minuman paling banyak menumpuk pada pangkal lidah dan jaringan gigi.

Menggosok gigi, pembersihan karang secara rutin, dan berkumur harus dilakukan.

Tidak hanya berkumur, namun semua proses pembersihan harus dilakukan setiap selesai makan dan minum, juga malam hari saat hendak tidur.

ilustrasi obat kumur herbal
ilustrasi obat kumur herbal (freepik.com)

Baca juga: dr. Fita Maulina Ungkap Fakta dan Mitos Seputar Alat Kontrasepsi, Betulkah Spiral Lebih Efektif?

Pembersihan karang gigi harus dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Tidak semua obat kumur mengandung anti mikroorganisme, tetapi banyak yang mengandung anti mikroorganisme.

Itulah mengapa ita harus teliti dan membaca kandungan dalam obat kumur.

Apabila obat kumur tersebut murni herbal tidak menjadi masalah untuk digunakan setiap hari.

drg. Anastasia menyarankan untuk membuat obat kumur sendiri.

Karena, jika menggunakan obat kumur atau produk buatan dan digunakan terus menerus memiliki kandungan bahan kimia dan pengawet.

Baca juga: Kenali Faktor Risiko dan Gejala Kanker Ovarium Lewat Kampanye 10 Jari, Apa Itu?

Sehingga disarankan berkumur dengan air putih biasa.

Menjaga kebersihan rongga mulut dengan cara melakukan pembersihan yang benar, berkumur menggunakan air putih atau obat kumur herbal yang diolah sendiri, sehingga tidak menggunakan bahan pengawet apapun.

Jika mengalami sakit gigi secara tiba-tiba, sebelum menggunakan obat kumur sebagai pertolongan pertama sebaiknya konsultasi terleboh dahulu ke dokter.

Sangat penting untuk konsultasi terlebih dahulu tentang kasus yang dialami, dan tindakan apa yang harus dilakukan sebelum datang ke dokter.

drg. Anastasia menyarankan untuk tetap berhubungan baik dengan dokter gigi, apabila keluhan tersebut ternyata anomali yang tidak ideal atau bisa berlanjut parah, sedini mungkin bisa dilakukan pertolongan dan pembedahan.

Baca juga: Apakah Sakit Gigi Pasti Sebabkan Nyeri pada Rahang? Ini Kata drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Karena kasus didalam rongga mulut tidak hanya gigi berlubang saja, kanker pada rongga mulut juga bisa terjadi.

Banyak kejadian anomali yang bisa dialami, itulah mengapa konsultasi dan rajin utuk bertanya kepada dokter sangat penting.

Penjadwalan 6 bulan sekali ke dokter bukan sekedar pembersihan karang gigi, tapi juga apabila ditemukan kondisi-kondisi anomali yang dini agar bisa diantisipasi sebelum terlanjur berlanjut.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter spesialis gigi. Jumat (20/11/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved