Breaking News:

Faktor Gaya Hidup, Genetik, dan Usia dapat Mempengaruhi Produksi Minyak Berlebih pada Wajah

Kulit berminyak merupakan kondisi kelenjar sebasea kulit memproduksi terlalu banyak sebum. Sebum ialah minyak alami yang melapisi kulit dan rambut.

grid.id
ilustrasi seseorang yang mengalami kulit berminyak 

TRIBUNHEALTH.COM - Kulit berminyak adalah kondisi kelenjar sebasea kulit memproduksi terlalu banyak sebum.

Sebum ialah minyak alami yang melapisi kulit dan rambut.

Sebum membantu merawat kulit agar tetap lembab.

Namun, produksi minyak terlalu banyak dapat menimbulkan masalah baru yakni jerawat.

Kulit berminyak memiliki beberapa penyebab, salah satunya adalah faktor genetik, usia, dan gaya hidup seseorang.

ilustrasi seseorang yang mengalami kulit berminyak
ilustrasi seseorang yang mengalami kulit berminyak (grid.id)

Baca juga: Banyak yang Beranggapan bahwa Menyusui Sama dengan Diet, Berikut Ulasan Dr. dr. Tan Shot Yen

Pada usia muda kuliat akan cenderung lebih berminyak dan pada usia lanjut, kulit cenderung makin kering.

Usia-usia remaja kondisi kulit akan cenderung lebih berminyak dari usia lanjut.

Berdasarkan penelitian, makanan bisa mempengaruhi berminyaknya pada wajah.

Makanan tinggi gula, produk-produk susu, dan turunan susu seperti keju, yougurt mungkin saja bisa menyebabkan kulit berminyak.

Pola tidur, pola makan, olahraga, dan merokok dapat mempengaruhi produksi minyak.

Baca juga: Amankah Pasien Penyakit Jantung Melakukan Vaksin Covid-19? Berikut Ulasan dr. Isman Firdaus

Yang sering disepelekan adalah rajin dan tidaknya dalam mencuci dan merawat muka adalah salah satu penyebab terjadinya produksi minyak berlebih pada wajah.

Makan yang dicurigai bisa mempegaruhi produksi minyak berlebih adalah makanan yang tinggi gula.

Makanan tinggi gula seperti es krim, dan permen apabila dikonsumsi terlalu banyak bisa meyebabkan terjadinya kulit berminyak.

Produk turunan susu seperti susu, keju, yougurt, dan sejenisnya juga bisa menyebabkan kulit berminyak.

Makanan-makanan yang menggunakan pengawet, pemanis buatan dan perasa buatan dicurigai bisa menyebabkan produksi minyak berlebih.

Baca juga: Merawat Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19 Diupayakan untuk Meminimalir Terjadinya Komplikasi

Salah satu cara mencegahnya adalah dengan menjaga pola makan yang seimbang.

Diperbolehkan mengonsumsi makanan manis dan produk olahan susu, namun jangan terlalu banyak apalagi saat-saat remaja.

Ini dikutip dari channel YouTube Tribun Health, dan disampaikan oleh dr. Muhammad Fiarry Fikaris, Dokter umum / RS Intan Permata Tangerang Selatan. Sabtu (5/6/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved