Breaking News:

Amankah Pasien Penyakit Jantung Melakukan Vaksin Covid-19? Berikut Ulasan dr. Isman Firdaus

Untuk melindungi pasien jantung salah satunya dengan cara menjaga protokol kesehatan dan dilindungi dengan vaksin.

tribunnews.com
ilustrasi vaksin pada penderita penyakit jantung 

TRIBUNHEALTH.COM - Pasien dengan gagal jantung, pasien dengan jantung koroner, rekomendasi salah satunya ialah melakukan vaksin.

Vaksin untuk penderita penyakit jantung bernama vaksin influenza, bahkan vaksin pencegah pneumonia.

Apabila mengalami infeksi, bisa mencetuskan terjadinya kejadian akut pada penyakit jantung.

Misalnya gagal jantung akut, edema paru atau disebut juga dengan paru-paru basah sehingga menyebabkan banjir pada paru-paru akibat kegagalan jantung.

Serangan jantung sendiri dicetuskan oleh salah satunya ialah infeksi.

ilustrasi vaksin pada penderita penyakit jantung
ilustrasi vaksin pada penderita penyakit jantung (tribunnews.com)

Baca juga: Merawat Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19 Diupayakan untuk Meminimalir Terjadinya Komplikasi

Apalagi sekarang sedang mengalami pandemi Covid-19, sehingga kondisi individu pasien jantung perlu dilindungi.

Pasien dengan penyakit jantung baik itu gagal jantung, gangguan irama, pasca pemasangan ring, atau penyakit jantung koroner sebenarnya adalah individu rentan yang perlu dilindungi.

Untuk melindungi pasien jantung salah satunya dengan cara menjaga protokol kesehatan dan dilindungi dengan vaksin.

Sehingga, jika penderita penyakit jantung ternfeksi Covid-19 maka gejala ang dirasakan tidak terlalu berat.

Pasien dengan penyakit jantung justru direkomendasikan untuk vaksinasi.

Baca juga: dr. Bayu Winarno, Sp.OG Paparkan Gejala dan Penanganan Pasien Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19

Terdapat tim khusus yang bernama Satgas Vaksinasi Perki dan juga Satgas Covid Perki sudah membicarakan dan mendiskusikan, sehingga para dokter sudah mengeluarkan rekomendasi bahwa pasien dengan penyakit jantung untuk segera melakukan vaksinasi, namun tidak semua penyakit jantung.

Ada penyakit jantung dengan kejadian akut, yaitu kejadian yang muncul namun harus dirawat dirumah sakit.

Misalkan gagal jantung akut, serangan jantung atau bahasa kedokterannya adalah sindroma kororner akut.

Pada pasien dengan penyakit jantung akut perlu dirawat dulu, kemudian jika sudah sehat sekitar 2 minggu dirumah atau sudah stabil 2 minggu boleh melakukan vaksin.

Baca juga: Mengapa Penderita Pneumonia Kesulitan Bernapas? Begini Penjelasan dr. Muhammad Fiarry Fikaris

Karena tentunya dokter fokus untuk menangani kegawatan jantung terlebih dahulu.

Kegawatan-kegawatan harus ditangani terlebih dahulu dan kegawatannya sudah selesai, lalu selang waktu 2-4 minggu bisa dilakukan vaksin.

Pasien jantung pasca pemasangan ring, misalkan prosedurnya bersifat terencana elektif karena ada penyempitan, maka itupun bisa divaksin sekitar satu minggu setelah tindakan.

Namun pada pasien yang tidak ada keluhan, misalkan penyakit jantung koroner tidak ada keluhan.

Keluhan sering dialami oleh penderita jantung koroner adalah sesak nafas, jantung berdebar-debar, nyeri dada, kulit berwarna biru, sebaiknya ditunda jika ada keluhan.

Baca juga: Dua Obat Diyakini Bisa Ringankan Gejala Sleep Apnea, Masih Diperlukan Penelitian Lanjut

Jika tidak ada keluhan yang disampaikan, segeralah divaksin.

Karena vaksin untuk melindungi individu rentan, selain lanjut usia juga pasien dengan penyakit jantung.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com bersama dengan Dr. dr. Isman Firdaus, Sp.JP(K). Seorang dokter spesialis jantung dan Ketua pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia. Rabu (11/8/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved