Breaking News:

Studi Terbaru: 1 dari 3 Orang Alami Long Covid, Baru Muncul Gejala 3 hingga 6 Bulan setelah Infeksi

Tingkat keparahan infeksi, usia, dan jenis kelamin memengaruhi kemungkinan gejala long covid yang dialami

Tribun Jabar/Zelphi
Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi. 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebuah studi terbaru mengungkapkan, satu dari tiga orang yang terinfeksi virus corona setidaknya akan mengalami satu gejala long covid.

Para peneliti i Universitas Oxford, Institut Nasional untuk Penelitian Kesehatan (NIHR) dan Pusat Penelitian Biomedis Kesehatan Oxford (BRC) mempelajari lebih dari 270.000 orang yang pulih dari virus corona di AS.

Mereka menemukan 37% pasien memiliki setidaknya satu gejala long covid yang didiagnosis tiga hingga enam bulan setelah infeksi, sebagaimana diberitakan The Guardian, Selasa (28/9/2021).

Gejala yang paling umum adalah masalah pernapasan, gejala perut, kelelahan, nyeri, dan kecemasan atau depresi.

“Hasilnya mengkonfirmasi bahwa sebagian besar orang, dari segala usia, dapat dipengaruhi oleh berbagai gejala dan kesulitan dalam enam bulan setelah infeksi Covid-19,” kata rekan klinis akademik NIHR Dr Max Taquet.

Baca juga: Penyintas COVID-19 Disarankan Berolahraga Ringan, dr. Andhika Raspati: Banyak Menimbulkan Risiko

Baca juga: dr. Andhika Raspati: Penderita COVID-19 yang Jarang Berolahraga Berisiko Terjadi Pembekuan Darah

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Pexels.com)

“Lebih dari sepertiga pasien didiagnosis dengan setidaknya satu dari gejala Covid-19 yang panjang antara tiga dan enam bulan setelah penyakit Covid-19 mereka.”

Tingkat keparahan infeksi, usia, dan jenis kelamin memengaruhi kemungkinan gejala long covid, menurut data dari jaringan catatan kesehatan elektronik TriNetX yang berbasis di AS.

Gejala long covid lebih sering terjadi pada mereka yang dirawat di rumah sakit, dan sedikit lebih umum pada wanita, berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine.

Faktor yang berbeda juga mempengaruhi gejala mana yang paling mungkin dialami orang.

Misalnya, orang tua dan pria lebih banyak mengalami kesulitan bernapas dan masalah kognitif, sedangkan orang muda dan wanita lebih banyak mengalami sakit kepala, gejala perut, dan kecemasan atau depresi.

Pasien Covid yang dirawat di rumah sakit lebih mungkin menderita masalah kognitif seperti kabut otak dan kelelahan dibandingkan dengan orang yang tidak perlu dirawat, menurut penelitian tersebut.

Orang yang tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit lebih mungkin mengalami sakit kepala daripada mereka yang perlu dirawat.

ILUSTRASI Covid-19 - FOTO: Ratusan pengemudi ojol mengikuti swab test gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Banten, di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Jumat (17/7/2020). Mereka sangat antusias mengikuti acara tersebut untuk memastikan kesehatan para ojol ini bebas dari Covid-19.
ILUSTRASI Covid-19 - FOTO: Ratusan pengemudi ojol mengikuti swab test gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Banten, di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Jumat (17/7/2020). Mereka sangat antusias mengikuti acara tersebut untuk memastikan kesehatan para ojol ini bebas dari Covid-19. (WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Baca juga: Satgas Imbau Masyarakat Mewaspadai Lonjakan Ketiga Covid-19 Pasca Mobilitas Penduduk yang Meningkat

Baca juga: Pandemi Covid-19 Picu Kecemasan hingga Depresi, Penelitian Ungkap Lebih Mungkin Terjadi pada Wanita

Banyak pasien memiliki lebih dari satu gejala long covid, kata para peneliti.

“Data ini melengkapi temuan dari survei laporan diri, dan menunjukkan bahwa dokter mendiagnosis pasien dengan gejala ini. Kami membutuhkan layanan yang dikonfigurasi dengan tepat untuk menangani kebutuhan klinis saat ini dan di masa depan,” kata Taquet.

Studi ini juga melihat gejala yang sama pada orang yang pulih dari flu.

Orang yang terkena flu dapat memiliki gejala berkepanjangan yang serupa dengan yang terlihat pada beberapa pasien dengan Covid yang lama, menurut penelitian tersebut, tetapi gejala yang bertahan lama terjadi pada tingkat yang jauh lebih rendah pada mereka yang menderita influenza.

Gejala yang terkait dengan Covid yang lama adalah 50% lebih umum di antara mereka yang memiliki Covid dibandingkan dengan mereka yang menderita flu, para peneliti memperkirakan.

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved