Breaking News:

Orang yang Divaksin Lengkap Memiliki Risiko Kematian Akibat Covid-19 yang Lebih Kecil

Data BPS Inggris menunjukkan angka kematian akibat covid-19 lebih kecil pada orang yang telah mendapat vaksinasi lengkap

TRIBUNNEWS/Jeprima
Ilustrasi vaksinasi. Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 pada warga. 

TRIBUNHEALTH.COM - Orang yang telah divaksin lengkap memiliki kemungkinan meninggal akibat Covid-19 lebih kecil, jika dibandingkan yang baru mendapat satu dosis atau tak divaksinasi.

Fakta itu diungkap oleh Office for National Statistics (ONS) Inggris, berdasarkan data Januari-Juli 2021.

Lebih dari 51 ribu kematian tercatat dalam kurun waktu tersebut, dilansir TribunHealth.com dari BBC.

Namun hanya 256 kasus kematian yang menimpa orang yang telah divaksinasi lengkap.

Itu pun didominasi oleh orang yang memang sangat berisiko tinggi.

Angka tersebut menunjukkan tingkat perlindungan yang tinggi dari vaksin terhadap penyakit dan kematian, kata ONS.

Baca juga: BPOM Amerika Tak Beri Rekomendasi Booster Vaksin untuk Masyarakat Umum, Khusus Kelompok Berisiko

Baca juga: Pemerintah Anjurkan Pendatang dari Luar Negeri untuk Vaksin Dahulu sebelum Masuk ke Indonesia

VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka.
VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Beberapa kematian setelah vaksinasi tetap bisa terjadi karena vaksin tidak 100% efektif.

Selain itu dibutuhkan beberapa minggu setelah dosis kedua untuk membangun perlindungan sepenuhnya.

Dari 51.281 kematian yang melibatkan Covid yang terdaftar di Inggris antara 2 Januari dan 2 Juli 2021:

  • 640 (1,2%) adalah orang yang telah menerima kedua dosis vaksin
  • Jumlah ini termasuk orang yang telah terinfeksi sebelum mereka divaksinasi
  • Sekitar 458 kematian (0,8%) adalah orang yang meninggal setidaknya 21 hari setelah dosis kedua mereka
  • Hanya 256 kematian (0,5%) adalah orang-orang yang keduanya divaksinasi lengkap dan yang memiliki tes PCR positif pertama mereka setidaknya 14 hari setelah dosis kedua mereka

Kematian "terobosan" cenderung terjadi pada yang paling rentan, yakni pria dan mereka yang sistem kekebalannya lemah, dengan usia rata-rata 84 tahun.

Tetapi jumlah keseluruhan sangat kecil - hanya menyumbang 0,5% dari semua kematian akibat Covid-19 selama enam bulan pertama tahun ini.

Baca juga: 2 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Berikan Perlindungan yang Cukup, Studi Terbaru Sebut Tak Perlu Booster

Baca juga: Jangan Terlena Euforia, Pemerintah Imbau Masyarakat Disiplin Memakai Masker meski Telah Divaksin

Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pos layanan ini dari 14, 15, dan 18 Januari 2021 berjalan lancar, sudah diikuti lebih dari 70 tenaga kesehatan di lingkungan RSU Bungsu dan beberapa tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Kota Bandung.
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di pos layanan ini dari 14, 15, dan 18 Januari 2021 berjalan lancar, sudah diikuti lebih dari 70 tenaga kesehatan di lingkungan RSU Bungsu dan beberapa tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Kota Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Julie Stanborough, dari ONS, mengatakan: "Analisis baru kami menunjukkan bahwa, sayangnya, ada kematian orang yang melibatkan Covid-19 meskipun mereka telah divaksinasi sepenuhnya.

"Namun, kami juga menemukan bahwa risiko kematian yang melibatkan Covid-19 jauh lebih rendah di antara orang yang divaksinasi lengkap daripada mereka yang tidak divaksinasi."

Di antara mereka yang meninggal setelah dua dosis, 13% immunocompromised, 61% adalah laki-laki dan lebih dari 75% secara klinis sangat rentan.

Di Inggris, 80% orang berusia 16 tahun ke atas memiliki dua dosis dan hampir 90% memiliki satu dosis.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved