Breaking News:

Bukan Kopi, Pakar Sebut Tidur Siang Lebih Bermanfaat Atasi Kantuk dan Lelah saat Bekerja

Pakar memberi catatan tidur siang hanya bermanfaat jika dilakukan dengan benar

Pexels
Ilustrasi tertidur saat bekerja di siang hari 

TRIBUNHEALTH.COM - Orang dewasa yang bekerja kerap mengalami rasa kantuk yang luar biasa di siang hari.

Satu di antara solusi umum yang sering dilakukan adalah minum kopi.

Namun, alih-alih mengonsumsi minuman berkafein, tidur siang (power nap) bisa jadi solusi lebih tepat.

Hal itu disampaikan oleh Rebecca Robbins, seorang ilmuwan tidur di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Massachusetts di AS.

Tidur siang "memberi orang kesempatan untuk beristirahat dalam waktu singkat untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja," katanya, dikutip TribunHealth.com dari South China Morning Post (SCMP), Senin (30/8/2021).

Namun dia memberi catatan tidur siang hanya bermanfaat jika dilakukan dengan benar.

Baca juga: Penelitian Terbaru: Kurang dan Kebanyakan Tidur Sama-sama Punya Dampak Buruk untuk Kesehatan

Baca juga: Berbagai Dampak Kurang Tidur pada Remaja, Bisa Pengaruhi Prestasi Akademik di Sekolah

ilustrasi posisi tidur
ilustrasi posisi tidur (freepik.com)

Pakar menyebut tidur siang cukup dilakukan dalam waktu yang singkat dan menyegarkan, antara 20 hingga 30 menit.

“Anda tidak harus tidur sepenuhnya,” kata James Maas, mantan profesor dan ketua psikologi di Cornell University yang menciptakan istilah “power nap” lebih dari 50 tahun yang lalu.

“Ini adalah kesempatan untuk memejamkan mata, bernapas perlahan, dan mengisi ulang tenaga.”

Bagi kebanyakan orang, 15 menit seharusnya cukup untuk mengisi sisa hari kerja.

Sebaliknya, Maas memperingatkan bahwa tidur siang yang lebih lama kontraproduktif dan bahkan merugikan.

“Jangan pernah tidur siang selama 60 menit. Jika Anda tidur siang lebih lama dari 40 menit, Anda akan bangun dengan perasaan sangat pusing selama sekitar satu jam lagi."

Baca juga: Mengenal Social Jetlag pada Remaja, Kebiasaan Tidur Larut saat Akhir Pekan

ilustrasi tidur
ilustrasi tidur (tribunnews.com)

Shelby Harris, seorang psikolog klinis dan penulis The Women's Guide to Overcoming Insomnia: Get a Good Night's Sleep without Relying on Medication, menambahkan bahwa waktu terbaik untuk melakukan power nap adalah antara jam 1 siang dan 3 sore.

Tidur siang lebih dari waktu itu dapat mengganggu tidur di malam hari.

Penelitian telah menunjukkan kekuatan tidur siang.

Sebuah studi baru-baru ini dari Better Sleep Council (BSC) yang berbasis di AS, menemukan bahwa satu dari lima orang Amerika yang bekerja tidur siang selama hari kerja, dengan 87 persen dari mereka melaporkan merasa segar setelahnya.

Pakar tidur mengatakan temuan ini tidak mengejutkan.

Berbeda dengan kopi atau soda, yang cenderung “merusak tidur di malam hari dan hanya menawarkan energi jangka pendek selama sekitar 30 menit."

ilustrasi menggertakkan gigi saat tertidur
ilustrasi menggertakkan gigi saat tertidur (Kompas.com)

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Seseorang Mendengkur Saat Tidur? Begini Penjelasan Dr. drg. Munawir H. Usman

Robbins mengatakan power nap adalah alternatif yang lebih sehat untuk meningkatkan kinerja di tempat kerja, memperkuat memori, dan meningkatkan kreativitas.

Harris menambahkan tidur siang juga memiliki manfaat kesehatan jangka panjang, seperti meningkatkan mood dan membantu manajemen stres.

“Power nap dapat mengurangi kecelakaan dan kesalahan sekaligus meningkatkan perhatian, kewaspadaan, konsentrasi, dan kinerja."

"Mereka bahkan dapat digunakan secara efektif untuk mengatasi mengemudi yang mengantuk ketika tidur siang singkat dilakukan sebelum berada di belakang kemudi,” katanya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved