Breaking News:

Penelitian Terbaru: Kurang dan Kebanyakan Tidur Sama-sama Punya Dampak Buruk untuk Kesehatan

Temuan menunjukkan bahwa tidur pendek dan panjang mungkin melibatkan proses penyakit yang berbeda

Pexels
Ilustrasi tidur 

TRIBUNHEALTH.COM - Tidur cukup dengan durasi normal sangat bisa membantu menjaga kesehatan otak.

Artinya, durasi tidur tidak kurang dan tidak berlebihan.

Fakta ini diungkap dalam sebuah penelitian terbaru, yang diterbitkan di jurnal JAMA Neurology, Senin (30/8/2021).

Diberitakan CNN, penelitian tersebut mengungkap tidur dan pengaruhnya terhadap kesehatan otak pada orang dewasa yang sudah berusia lebih tua.

Tidur yang terganggu biasa terjadi pada akhir kehidupan, tulis penulis penelitian, dan terkait dengan perubahan fungsi kognitif.

Gangguan tersebut antara lain, kapasitas mental untuk belajar, berpikir, menalar, memecahkan masalah, membuat keputusan, mengingat dan memperhatikan.

Baca juga: dr Luciana Intanti Putrijaya Sp.A: Penggunaan Gadget Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Tidur pada Anak

Baca juga: Berbagai Dampak Kurang Tidur pada Remaja, Bisa Pengaruhi Prestasi Akademik di Sekolah

ilustrasi posisi tidur
ilustrasi posisi tidur (freepik.com)

Perubahan terkait usia dalam tidur juga telah dikaitkan dengan tanda-tanda awal penyakit Alzheimer, depresi dan penyakit kardiovaskular, sehingga penulis menyelidiki kemungkinan hubungan antara durasi tidur yang dilaporkan sendiri, faktor demografi dan gaya hidup, fungsi kognitif subjektif dan objektif, dan tingkat beta amiloid peserta.

Mereka yang melaporkan durasi tidur pendek dalam penelitian memiliki peningkatan kadar beta amiloid, yang "sangat meningkatkan" risiko demensia, kata penulis utama studi tersebut Joe Winer, seorang rekan peneliti postdoctoral di Universitas Stanford, California, melalui email.

Dalam penelitian, tidur pendek yang dimaksud adalah tidur yang berdurasi enam jam atau kurang.

Itu dibandingkan dengan peserta yang melaporkan durasi tidur normal, yang didefinisikan oleh penulis penelitian sebagai tujuh hingga delapan jam tidur per malam.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved