Breaking News:

EUA Disetujui BPOM, Rusia gandeng Fahrenheit Bangun Pabrik Sputnik V di Indonesia

Russian Direct Investment Fund (RDIF), pemegang lisensi vaksin Covid-19 Sputnik V asal Rusia menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Pemerintah.

FATIMA SHBAIR/GETTY IMAGES EROPA/GETTY IMAGES VIA AFP
Dosis vaksin Sputnik V Coronavirus terlihat di atas meja selama konferensi pers yang mengumumkan dimulainya kampanye vaksinasi Jalur Gaza pada 22 Februari 2021 di Kota Gaza, Gaza. Pejabat dan petugas kesehatan termasuk yang pertama menerima vaksin Sputnik V buatan Rusia setelah 22.000 vaksin disumbangkan ke Jalur Gaza oleh Moskow dan UEA. 

TRIBUNHEALTH.COM - Russian Direct Investment Fund (RDIF), pemegang lisensi vaksin Covid-19 Sputnik V asal Rusia menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia melalui Kemenristek RI untuk memproduksi vaksin Sputnik di Indonesia.

Fakta ini terungkap setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin COVID-19 Sputnik V nomor EUA2160200143A1 dan EUA2160200143A2 pada hari Selasa (24/08/2021) kemarin di Jakarta.

Baca juga: Viral Load Covid-19 pada Orang yang Telah Divaksin Sama dengan Orang yang Tak Divaksin, Apa Artinya?

"BPOM memberikan Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk Sputnik V terbatas pada kondisi wabah pandemi untuk prevention of the newly discovered coronavirus infection (Covid-19) in adults over the age of 18."

"Sesuai dengan hasil evaluasi terhadap data khasiat, keamanan dan mutu," demikian bunyi keputusan BPOM yang ditanda tangani Kepala BPOM, Penny Lukito.

Penny Lukito mengungkapkan, efek samping paling umum yang dirasakan ketika disuntik vaksin Sputnik V adalah gejala menyerupai flu (a flu-like syndrome).

Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 (Freepik.com)

Baca juga: Menurut Hasil Studi, Perlindungan 2 Vaksin Ini terhadap Varian Delta Melemah dari Waktu ke Waktu

Kondisi ini ditandai dengan:

- Demam menggigil

- Nnyeri sendi (arthralgia)

- Nyeri otot (myalgia)

- Badan lemas (asthenia)

Halaman
123
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved