Breaking News:

Viral Load Covid-19 pada Orang yang Telah Divaksin Sama dengan Orang yang Tak Divaksin, Apa Artinya?

Dalam penelitian, ditemukan efektivitas vaksin terhadap varian delta juga menurun dari waktu ke waktu

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi Vaksinasi - Petugas medis menunjukkan botol vaksin Covid-19 Pfizer di Gedung Judo, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (23/8/2021). 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebuah penelitian mengungkap efektivitas vaksin terhadap varian delta, serta perannya dalam mengurangi laju infeksi.

Studi dari Universitas Oxford dan Kesehatan Masyarakat Inggris menunjukkan, perlindungan terhadap virus corona varian delta dari vaksin BioNTech-Pfizer melemah dari waktu ke waktu.

Meski demikian, efektivitas keseluruhan masih sangat tinggi, kata penulis studi Koen Pouwel, seorang peneliti senior di Departemen Kesehatan Penduduk Nuffield Universitas Oxford.

Lalu bagaimana dengan vaksin Moderna?

Studi ini hanya mampu menilai efektivitas dosis Moderna tunggal selama varian delta mendominasi Inggris.

Namun, tampaknya Moderna lebih efektif terhadap varian Covid-19 daripada vaksin BioNTech-Pfizer dan AstraZeneca, dilansir TribunHealth.com dari DW.

Ilustrasi Vaksin - Bukti vaksin menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, maka simak penjelasan tentang vaksinasi berikut ini.
Ilustrasi Vaksin - Bukti vaksin menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, maka simak penjelasan tentang vaksinasi berikut ini. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Baca juga: Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp. Ort(K) Jelaskan Tips Mencegah Braket Terlepas dari Behel

Baca juga: Peneliti Ungkap AstraZeneca dan Pfizer Efektif Lawan Varian Delta, Jeda Vaksinasi Tak Berpengaruh

Tetapi temuan ini dapat dipengaruhi oleh usia orang yang menerima vaksin Moderna, tulis para penulis.

Rata-rata orang yang lebih muda menerima suntikan ini, dan efektivitasnya lebih besar pada mereka.

“Intinya adalah semua vaksin yang kami miliki memberikan perlindungan terhadap delta, tetapi perlindungannya sedikit berkurang, misalnya, dibandingkan dengan apa yang akan kami lihat terhadap varian asli atau alfa,” kata Penny Moore, ahli virologi di Universitas Witwatersrand dan Institut Penyakit Menular Afrika Selatan.

"Itu juga tergantung [pada] bagaimana Anda mendefinisikan perlindungan," kata Moore kepada DW.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved