Breaking News:

Kehilangan Indra Penciuman tapi Tak Alami Demam dan Batuk, Apa yang Perlu Dilakukan Dok?

dr. Tan Shot Yen menjelaskan apa yang perlu dilakukan ketika merasakan gejala Covid-19

Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Melia Istighfaroh
Pixabay
ILUSTRASI Isolasi Mandiri - Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat jalani isolasi mandiri di rumah menurut Satgas Covid-19. 

TRIBUNHEALTH.COM - Satu di antara gejala Covid-19 adalah anosmia atau hilangnya indra penciuman.

Lalu bagaimana jika tiba-tiba kehilangan kemampuan mencium bau?

Padahal badan tidak menunjukkan gejala sakit lain, seperti demam atau batuk.

Terkait hal ini, dr. Tan Shot Yen angkat bicara.

Menurut dokter, filsuf, dan ahli gizi komunitas itu, kejadian seperti ini tetap penting dikonfirmasi apakah benar-benar Covid-19 atau bukan.

"Anda harus konfirmasi dulu. Anda betul-betul Covid-19 atau tidak," katanya, dikutip TribunHealth.com dari Malam Minggu Sehat Tribunnews edisi Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: IDAI Bagikan Panduan Protokol Isolasi Mandiri bagi Anak yang Positif Covid-19

Baca juga: Seluruh Keluarga Positif Covid-19, hanya Satu Orang yang Tidak, Apakah Perlu Isolasi Mandiri Dok?

ilustasi isolasi mandiri
ilustasi isolasi mandiri (kompas.com)

Jika memang ternyata negatif, kemungkinan hanya karena flu atau sebab lain.

Dengan demikian tak perlu khawatir dan melakukan isolasi mandiri.

"Orang kalau pilek biasa kan otomatis juga ada yang penciumannya hilang ya," sebut dr. Tan.

Akan tetapi jika terbukti positif, maka harus melakukan isolasi mandiri.

2 dari 3 halaman

"Isoman itu bukan berarti anda berinteraksi sama anggota keluarga yang lain loh," dr. Tan Shot Yen memberi catatan.

Menurutnya, ketika melakukan isolasi mandiri harus terpisah kamar dengan orang lain.

Selain itu, pastikan untuk selalu mengenakan masker meski hanya berada di rumah.

Lalu bagaimana jika hanya memiliki kamar mandi bersama?

ilustrasi isolasi mandiri
ilustrasi isolasi mandiri (kompas.com)

Baca juga: Download Buku Panduan Isolasi Mandiri untuk Anak, Resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

Baca juga: Rumah Sakit Mulai Penuh, Dokter Bagikan Tips Isolasi Mandiri bagi Pasien Covid-19 Bergejala Ringan

Ternyata hal ini tak menjadi masalah.

dr. Tan Shot Yen memberikan tips, orang yang positif harus menjadi yang terakhir menggunakan kamar mandi.

"Saya orang yang terakhir mandi, dan saya yang ngosek kamar mandi, karena bekas saya pakai," katanya.

"Jadi saya sebagai penderita bukan orang pertama yang menggunakan kamar mandi."

Untuk interaksi, dr. Tan menyarankan untuk benar-benar membatasi interaksi langsung.

Jika memerlukan komunikasi, bisa memanfaatkan teknologi.

3 dari 3 halaman

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comCovid-19Tan Shot YenBatukPilek
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved