Breaking News:

Peneliti Inggris Ungkap Masker yang Lebih Ampuh Tangkal Virus Corona, 100 Persen Lebih Efektif

Jenis masker ini lebih cocok digunakan tenaga medis karena bisa mengurangi risiko penularan

kompas.com
ilustrasi masker medis 

TRIBUNHEALTH.COM - Penelitian Cambridge University Hospitals NHS Foundation Trust menyebutkan, kualitas masker berperan besar dalam mengurangi risiko infeksi Covid-19.

Mengenakan masker bermutu tinggi yang dikenal sebagai FFP3 dapat memberikan perlindungan hingga 100%.

Sebaliknya, ada peluang yang jauh lebih besar bagi staf rumah sakit yang mengenakan masker bedah standar untuk tertular virus corona.

Penelitian ini dilakukan terhadap staf yang bekerja di rumah sakit, sebagaimana diberitakan TribunHealth.com dari artikel BBC, Selasa (29/6/2021).

Data itu dikumpulkan selama program pengujian reguler Covid-19.

Baca juga: Badai Sitokin: Syndrome yang Muncul Pasca Positif Covid-19

Baca juga: Dokter Reisa Menjelaskan Jenis dan Cara Penggunaan Masker dengan Benar

Ilustrasi penggunaan masker tenaga medis --- FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung.
Ilustrasi penggunaan masker tenaga medis --- FOTO: Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Hasilnya diterbitkan dalam makalah pra-cetak yang belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Tahun lalu, rumah sakit mengikuti pedoman nasional yang menetapkan bahwa petugas kesehatan harus memakai masker bedah, kecuali dalam beberapa situasi terbatas.

Meskipun tahan cairan, masker ini relatif tipis dan longgar dan tidak dimaksudkan untuk menyaring aerosol.

Padahal, virus corona diketahui menular dari aerosol.

Studi tersebut menemukan bahwa staf yang merawat pasien Covid di bangsal "merah" menghadapi risiko hingga 47 kali lebih tinggi daripada staf di bangsal "hijau" atau non-Covid.

Halaman
123
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved