Breaking News:

Penyempitan Area Pembuluh Darah Jantung Sebabkan Jantung Koroner, Begini Penjelasan Dokter

Pembuluh darah di jantung yang mengaliri jantung disebut dengan pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner terletak di dinding jantung.

tribunnews.com
Ilustrasi menjaga kesehatan jantung agar terhindar dari jantung koroner 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit jantung banyak sekali jenisnya.

Tetapi yang paling umum adalah penyakit jantung koroner.

Penyakit ini yang biasanya menyebabkan orang meninggal mendadak.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan dr. Falla Adinda dalam tayangan YouTube HARIAN SURYA program WE THE HEALTH tentang penyebab jantung koroner.

Saat beraktivitas tiba-tiba penderita pingsan dan meninggal.

Baca juga: Merawat Lidah Agar Terhindar dari Bau Mulut, Begini Penjelasan drg. Angela Putri Bunga

Baca juga: Apakah Orang dengan Riwayat Alergi Boleh Ikut Vaksin Covid-19? Berikut Ulasan Juru Bicara Vaksin

Bisa juga seseorang yang sehat dan rajin berolahraga tiba-tiba meninggal.

Biasanya kasus ini dikenal sebagai serangan jantung.

ilustrasi kesehatan jantung
ilustrasi kesehatan jantung (tribunnews.com)

Dalam dunia kedokteran penyakit ini disebut sebagai penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pada area pembuluh darah di jantung.

Biasanya di dalam tubuh memiliki pembuluh darah.

Jantung memiliki pembuluh darahnya sendiri.

Pembuluh darah di jantung yang mengaliri jantung disebut dengan pembuluh darah koroner.

Pembuluh darah koroner terletak di dinding jantung.

Pembuluh darah tersebut berliku-liku dan berukuran kecil.

Apabila pembulu darah tersumbat akan menjadi berbahaya.

Jika tersumbat mengganggu aliran darah untuk mendarahi jantung.

Baca juga: Ketahui Cara Mekanik dan Kimiawi Membersihkan Lidah dengan Benar Menurut Dokter Gigi

Baca juga: Psikolog Jelaskan Kekerasan Anak Berdampak pada Mental dan Pengendalian Diri

Dimana mengakibatkan adanya penyumbatan sehingga suplai oksigen ke jantung menjadi terganggu.

Apabila terganggu suplai oksigen ke jantung, fungsi jantung akan menurun.

Yang menjadi parah adalah jika fungsi jantung berhenti.

Sehingga menjadi gagal organ dan mengakibatkan seseorang meninggal.

Penjelasan dr. Falla Adinda dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube HARIAN SURYA program WE THE HEALTH edisi 23 September 2020.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved