Breaking News:

Apakah Orang dengan Riwayat Alergi Boleh Ikut Vaksin Covid-19? Berikut Ulasan Juru Bicara Vaksin

Vaksinasi merupakan tindakan yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyrakat untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Freepik.com
Ilustrasi mendapatkan vaksin-Simak penjelasan dokter mengenai riwayat menderita alergi yang diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin. 

TRIBUNHEALTH.COM - Vaksinasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Upaya ini dilakukan oleh pemerintah agar dapat mengakhiri pandemi Covid-19.

Sebelum dilakukan pemberian vaksin, tenaga medis biasanya menanyakan beberapa riwayat penyakit hingga alergi yang diderita oleh penerima vaksin.

Namun bagaimana jika penerima vaksin memiliki alergi?

Dilansir TribunHealth.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menanggapi pertanyaan @adfifmuhammad665 terkait alergi yang dideritanya yaitu alergi makanan laut dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Sapa Indonesia Pagi (31/05/2021).

Pada prinsipnya vaksin itu sangat aman.

Baca juga: Serba-serbi Vaksinasi Covid-19, Berikut Penjelasan Dokter Spesialis Vaksinolog

Baca juga: Pakar Imunisasi Imbau Masyarakat Jujur Soal Kondisi Kesehatan Sebelum Divaksin

"Jika dilihat dari vaksin Sinovac sudah 6 juta dosis yang telah diberikan dan sebagian sudah ada yang mendapatkan dua kali vaksin," terang Nadia.

Ilustarsi vaksin Sinovac yang memiliki efek samping tidak berbahaya
Ilustarsi vaksin Sinovac yang memiliki efek samping tidak berbahaya (kompas.com)

"Sedangkan untuk astrazeneca sendiri sudah 160 juta orang yang mendapatkan vaksin ini," lanjutnya.

Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin tersebut sangat aman digunakan dan tentunya bagi seseorang yang memiliki alergi sekalipun.

Alergi terhadap makanan laut tau seafood di kategorikan sebagai alergi yang ringan yang masuk sebagai kategori yang tidak boleh ditunda dalam pemberian vaksin.

Nadia menjelaskan bahwa yang harus melakukan vaksin di rumah sakit adalah seseorang yang memiliki riwayat alergi dengan kategori alergi berat.

"Yang harus melakukan vaksin di rumah sakit adalah alergi-alergi yang berat yang artinya yang punya riwayat sampai dirawat dirumah sakit dan alerginya menyerang diseluruh tubuh," jelas Nadia.

"Jadi jika mengalami alergi ringan seperti alergi seafood ini, vaksinasinya masih bisa dilakukan di puskesmas," lanjutnya.

Baca juga: Kementerian Kesehatan RI: Efektivitas Vaksin Sinovac Turunkan Risiko Infeksi COVID-19

Baca juga: Memahami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang Dikaitkan dengan Vaksin AstraZenecea

Ilustrasi vaksin yang sudah mendapatkan izin BPOM
Ilustrasi vaksin yang sudah mendapatkan izin BPOM (Tribunnews.com)

Orang yang alergi boleh divaksin, namun apabila alergi tersebut sampai dirawat di rumah sakit dan muncul bengkak diseluruh tubuh, maka vaksinasinya dianjurkan di rumah sakit.

"Apabila sudah terlanjur datang di centra vaksinasi, jangan lupa mengatakan kepada petugas saat melakukan screening bahwa pernah memiliki gejala alergi," terang Nadia.

"Biasanya orang yang memang punya gejala riwayat alergi, pada saat observasi 30 menit setelah vaksin sudah bisa keluar gejalanya," jelasnya.

"Jadi tidak perlu khawatir karena masih dalam proses observasi dan akan ditangani dengan baik."

Baca juga: Efek Samping Vaksinasi COVID-19 Jenis Sinovac Bersifat Tidak Berbahaya, Begini Kata dr. Penny Lukito

Baca juga: Apakah Diperbolehkan Vaksin bagi Pejuang Tiroid Dok?

Ilustrasi vaksin pfizer
Ilustrasi vaksin pfizer (Tribunnews.com)

"Tetapi jika orang yang memiliki alergi yang berat, sebaiknya memang dilakukan di rumah sakit," ungkap Nadia.

"Karena akan dilakukan tes terlebih dahulu untuk sensitisasinya," jelas Nadia melanjutkan.

Penjelasan ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam tayangan YouTube Kompas Tv Program Sapa Indonesia Pagi 31 Mei 2021.

Baca juga: Dokter Jelaskan Cara Meminimalisir Efek Samping Vaksinasi COVID-19, Begini Penjelasannya

Baca juga: 6 Fakta Vaksinasi Gotong Royong yang Diberikan Gratis untuk Karyawan

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma Rahmasari)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved