Breaking News:

Mengenal Gejala dan Penyebab Epilepsi, Bisa karena Tumor pada Area Otak

Selain kejang, gejala epilepsi antara lain hilang kesadaran dan merasa cemas

Pixabay
Ilustrasi - Epilepsi terjadi karena adanya masalah pada otak manusia 

TRIBUNHEALTH.COM - Epilepsi adalah gangguan pada sistem syaraf pusat.

Penyakit ini diakibatkan pola aktivitas listrik yang tidak normal.

Gangguan kesehatan ini dapat terjadi pada siapa pun dan kerap berulang.

Biasanya, epilepsi bermula pada usia anak-anak, sebagaimana diberitakan TribunHealth.com dari tayangan Ayo Sehat Kompas TV yang tayang di Youtube pada 2 Mei 2021.

Umumnya, epilepsi memiliki beberapa gejala berikut ini.

  1. Kebingungan sementara
  2. Tatapan mata kosong
  3. Gerakan menyentak pada kaki dan tangan
  4. Hilang kesadaran
  5. Takut
  6. Cemas
Ilustrasi hasil MRI otak
Ilustrasi hasil MRI otak (jateng.tribunnews.com)

Baca juga: Mengenal Abses Otak, Penumpukan Nanah Akibat Infeksi dan Menyebabkan Pembengkakan Otak

Baca juga: Tak Cuma Bikin Masalah, Kolestrol Juga Punya Sederet Manfaat, Berperan Penting dalam Syaraf Otak

Apabila gejala mulai dialami, ada baiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Lalu apakah epilepsi termasuk penyakit menular?

Sebagian masyarakat memang masih menganggap demikian.

Namun fakta medis berkata sebaliknya.

Epilepsi ternyata merupakan penyakit yang tidak menular.

Penyakit ini ditengarai disebabkan oleh faktor genetika.

Namun ada beberapa faktor lain yang bisa memicu epilepsi.

Baca juga: Apakah Penyakit Epilepsi Bisa Sembuh Total? Simak Ulasan Dokter Berikut Ini

Baca juga: Dokter Jelaskan 4 Klasifikasi Tekanan Darah Rendah, Salah Satunya Gara-gara Kerusakan Sistem Syaraf

ilustrasi obat epilepsi
ilustrasi obat epilepsi (Kompas.com)

Di antara faktor tersebut, antara lain:

  1. Cedera otak traumatis
  2. Cedera otak pada jaringan parut
  3. Demam tinggi
  4. Stroke di atas usia 35 tahun
  5. Penyakit pembuluh darah
  6. Kekurangan oksigen pada otak
  7. Tumor atau kista pada otak
  8. Demensia atau alzeimer
  9. Penggunaan obat tertentu
  10. Cedera parental
  11. Malformasi otak
  12. Kekurangan oksigen saat lahir
  13. Serta penyakit neurologis lainnya

Baca artikel lain seputar kesehatan umum di sini

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved