Breaking News:

Mengenal Scaling Gigi dan Manfaatnya untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Scaling gigi merupakan salah satu prosedur untuk membersihkan karang gigi dan plak yang sudah membandel pada gigi.

Penulis: Irma Rahmasari | Editor: Ekarista Rahmawati
Shutterstock
Ilustrasi - Melakukan scaling gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Perawatan gigi wajib dilakukan oleh setiap orang supaya rongga mulut menjadi bersih dan sehat.

Scaling gigi adalah prosedur yang dilakukan untuk membersihkan atau menghilangkan plak dan karang pada gigi.

Plak merupakan lapisan tipis berwarna kuning atau putih yang menempel pada gigi.

"Bicara kebersihan jarang diperhatikan, tanpa sadar banyak orang sudah melakukannya setiap hari," terang
drg. Arya Adiningrat.

Satu hal yang rutin adalah melakukan sikat gigi setiap pagi dan malam hari.

"Itu adalah hal yang paling minimal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan rongga mulut kita," ungkap
drg. Arya Adiningrat.

Baca juga: Mengatasi Trauma Anak Terhadap Dokter Gigi Bersama Dokter Gigi drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Baca juga: Memahami Masalah Gigi Hitam pada Anak Bersama Dokter Gigi drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Ilustrasi - Anak yang sedang periksa gigi
Ilustrasi - Anak yang sedang periksa gigi (Gambar oleh Michal Jarmoluk dari Pixabay)

Kaitannya dengan scaling, akan menjadi sedikit berbeda, karena yang sering kita bersihkan sehari dua kali adalah plak.

Plak dengan kumur tidak bisa hilang dan hanya hilang jika sikat gigi.

Kapan scaling itu diperlukan?

Dokter spesialis gigi, Rumah Sakit JIH Yogyakarta, drg. Arya Adiningrat menjelaskan sebagai berikut.

2 dari 4 halaman

"Scaling diperlukan kalau pada bahasa sederhananya plak sudah mengeras atau sudah termineralisasi, dan gigi akan terasa menebal," ungkap drg. Arya Adiningrat.

"Karang gigi ini cenderung kasar, sehingga apabila tersentuh lidah akan terasa tidak nyaman," lanjutnya.

Baca juga: Mengenal Impaksi Gigi, Apakah Harus Dicabut Atau Tidak? Simak Ulasan Dokter

Baca juga: Gigi Kuning, Apakah Bahaya Atau Tidak? Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini

Apabila gigi sudah terasa gigi tambah besar, berarti karang giginya sudah bertumpuk.

Pada hal ini biasanya menyebabkan seseorang ketika menyikat gigi akan menyebabkan gusi berdarah.

"Hal ini terjadi karena permukaan gigi asli seseorang didesain tidak memiliki permukaan gigi yang kasar," ungkap
drg. Arya Adiningrat.

"Memang gigi tidak benar-benar halus seperti kaca atau porselen, tetapi teksturnya diciptakan tidak dalam bentuk yang kasar," terang drg. Arya Adiningrat.

Karena bentuk yang kasar akan menyebabkan sisa-sisa makanan dan bakteri akan menempel pada gigi.

Scaling dapat dilakukan dengan alat ultrasonik.

Baca juga: Mengenali Penyebab Gigi Maju atau Gigi Tonggos Menurut Medis

Baca juga: Jangan Asal Pasang Kawat Gigi, Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini

Ilustrasi - Melakukan scaling gigi
Ilustrasi - Melakukan scaling gigi (Freepik)

"Scaling dilakukan karena sikat gigi sudah tidak mampu membuang atau mengangkat deposit karang gigi yang pada hakekatnya plak yang sudah mengalami mineralisasi sudah tidak bisa lagi menggunakan bulu sikat, maka membutuhkan interfensi yang lebih kuat," ungkap drg. Arya Adiningrat.

Interfensi yang lebih kuat ini, membutuhkan getaran ultrasonik yaitu melakukan scaling.

3 dari 4 halaman

Dengan kekuatan ultrasonik, berusaha untuk memecah kristal-kristal yang terbentuk di dalam karang gigi tersebut.

Karang gigi hampir 80 persen adalah an organik atau mineral semua, dan mayoritas adalah kalsium, fosfat, hidroksiapatit, dan magnesium.

Mineral tersebut mayoritas datang dari air liur kita dan cairan.

Baca juga: Risiko Gigi Tanggal Akibat dari Periodontitis, Berikut Beberapa Penyebabnya

Baca juga: Sakit Gigi Bisa Memicu Sakit Kepala, Ini Penyebabnya

"Pada gusi seseorang terdapat kantong kecil, diantara gigi dan gusi terdapat cairannya, dan itu memberikan kontribusi atau menyumbang mineral," terang drg. Arya Adiningrat.

Sehingga menyebabkan karang gigi mudah terbentuk.

Deposit yang ada di rongga mulut adalah sisa-sisa makanan dan plak.

Sisa makanan dapat hilang apabila di kumur-kumur, tetapi plak tidak bisa hilang ketika berkumur-kumur.

Baca juga: Apakah Seseorang yang Memiliki Gigi Tidak Rapi Bisa Melakukan Veener Gigi?

Baca juga: Bagaimana Tahapan Kunjungan ke Dokter Gigi saat Pandemi?

Beberapa manfaat melakukan scaling gigi adalah sebagai berikut:

- Mengurangi asam dan enzim yang berlebihan yang diproduksi oleh bakteri di dalam mulut yang menyebabkan kerusakan jaringan.

- Mencegah periodontitis

4 dari 4 halaman

- Memelihara kesehatan gigi dan tulang gigi

- Mengurangi risiko perdarahan atau pembengkakan pada jaringan akibat dari respon imun tubuh terhadap bakteri pada plak.

Baca juga: Ini Solusi Hilangkan Karang Gigi yang Menebal Meski Sudah Dibersihkan

Baca juga: Apakah Gigi yang Hitam Merupakan Faktor Keturunan atau Tidak?

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma Rahmasari)

Selanjutnya
Tags:
Kesehatan gigikarang gigiScalling gigi Jembatan Sikatak
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved