Breaking News:

Mitos atau Fakta Ibu Hamil saat Berpuasa Air Ketubannya Semakin Berkurang, Dok?

Ibu hamil, menyusui, maupun orang normal harus memenuhi kebutuhan cairan. Jika orang normal kebutuhan cairan 2-3 liter, ibu hamil harus 3-4 liter.

jateng.tribunnews.com
ilustrasi bayi dalam kandungan 

Pertanyaan:

Apakah benar Dok jika wanita hamil berpuasa air ketubannya semakin berkurang?

Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Jurnalis Tribunnews.com Ratu Sejati, dalam program On Cam Everynight edisi 14 April 2021.

Baca juga: Dok, Apakah Teknik Bedong Pada Bayi Mempengaruhi Bentuk Kaki?

Baca juga: Kenali Masalah Pertumbuhan Kaki pada Bayi dan Anak Agar Tak Ada Kelainan Bentuk

Ilustrasi bayi di dalam kandungan yang dilindungi air ketuban
Ilustrasi bayi di dalam kandungan yang dilindungi air ketuban (health.kompas.com)

Jawaban dokter:

Dokter dan konten kreator, dr. Nadia Alaydrus menanggapi pertanyaan tersebut.

"Jadi kan memang bayi minum air ketuban," ujar dr. Nadia Alaydrus.

Agar air ketubannya tidak sedikit, dianjurkan untuk minum air putih yang banyak.

Jadi bagi ibu hamil, menyusui, maupun orang normal harus memenuhi kebutuhan cairan.

Baca juga: Setiap Bayi Punya Kebutuhan MPASI Berbeda, Dokter Tekankan Pentingnya Konsultasi dengan Profesional

Baca juga: Sebelum Persalinan, Ibu Hamil Wajib Rapid Test

Jika orang normal kebutuhan cairan 2-3 liter, ibu hamil harus 3-4 liter.

Alangkah baiknya, ibu hamil yang akan berpuasa berkonsultasi dahulu dengan dokter kandungan.

Karena tidak semua ibu hamil dalam kondisi normal.

Terkadang punya masalah, biasanya harus konsumsi obat atau lainnya.

Jadi harus sesuai anjuran dokter, agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Aman Mengonsumsi Obat Dexamethason saat Flu?

Baca juga: Apakah Mengonsumsi Lemon, Jeruk Nipis dan Kecap Saat Flu Aman untuk Ibu Hamil?

(TribunHealth.com/Dhiyanti)

Berita lain tentang kesehatan ibu hamil ada di sini

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved