Breaking News:

Kenali Masalah Pertumbuhan Kaki pada Bayi dan Anak Agar Tak Ada Kelainan Bentuk

Kelainan bentuk kaki, biasanya terjadi pada anak-anak. Hal ini sering terjadi karena kelainan tulang sejak lahir, bisa berbentuk X dan O.

jambi.tribunnews.com
Ilustrasi kelainan kaki pada anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Kelainan bentuk kaki, biasanya terjadi pada anak-anak.

Hal ini sering terjadi karena kelainan tulang sejak lahir.

Kelainan tulang ini biasa terlihat dari bentuk kaki anak yang berbentuk X atau O.

Kondisi ini dapat terlihat jelas saat anak berdiri, berjalan, atau berlari.

Terjadinya bentuk kaki X atau O umumnya memiliki banyak sebab.

Apa saja penyebab bentuk kaki X?

1. Infeksi tulang

2. Rakhitis

3. Reumatik

4. Osteochondroma

2 dari 4 halaman

5. Arthritis

6. Osteodistrofi ginjal

7. Obesitas

8. Multiple epiphyseal dysplasia

Baca juga: Apa Berjalan Tanpa Alas Kaki di Atas Kerikil Menyehatkan? Simak Penjelasan Dokter Nilla Mayasari

Ilustrasi kelainan bentuk kaki pada anak
Ilustrasi kelainan bentuk kaki pada anak (kompas.com)

Sedangkan, penyebab bentuk kaki O antara lain:

1. Pertumbuhan tulang tidak selaras

2. Blount

3. Rakhitis

4. Osteoarthritis

Tidak hanya bentuk kaki X dan O.

3 dari 4 halaman

Kelainan bentuk pada kaki lainnya juga kerap dimiliki pada anak-anak, antara lain flat foot atau lengkung kaki sebelah dalam pada anak cenderung datar.

Kemudian bentuk clubfoot atau kaki memutar di pergelangan kaki kearah dalam sehingga kedua telapak kaki saling berhadapan.

Selanjutnya toe in atau kedua kaki mengarah kedalam saat berjalan.

Menurut dokter spesialis orthopedi konsultan anak, dr. Faisal Mi'raj jika kelainan kaki pada anak dibagi antara yang memang sudah bisa dilihat dari awal atau kelainan bawaan yang terlihat dari sejak ibu melahirkan.

Seperti kaki pengkor atau clubfoot yang dapat terlihat sejak lahir.

Kelainan kaki berbentuk O, X maupun flat foot sifatnya dapat berkurang atau bahkan menjadi hilang sesuai umurnya.

Hal ini disebut sebagai variasi normal.

Bentuk kaki X maupun kaki O secara umum anak-anak akan melewati masa ini.

Jadi ada siklus bentuk pertumbuhan kaki.

"Contoh kalo anak di dalam rahim, posisinya melengkung, saat anak lahir bisa dilihat jika tungkai bawahnya memang terlihta melengkung," ujar dr. Faisal Mi'raj.

Baca juga: Yuk, Kenali Gejala Kelainan Ginjal Lebih Awal Agar Terhindar dari Penyakit Gagal Ginjal

Ilustrasi bentuk kaki X dan O
Ilustrasi bentuk kaki X dan O (tribunnewswiki.com)
4 dari 4 halaman

Hal ini merupakan bawaan dari posisinya di dalam rahim.

Kemudian pada saat mulai berdiri maupun berjalan, anak memiliki urat-urat penopang seperti di sendi.

Bentuk kaki O secara berangsur akan berkurang dan menjadi lurus kembali sampai usia 2 tahun.

Kemudian di atas 2 tahun kakinya secara berangsung justru akan berubah menjadi X.

Setelah itu, pada usia 6 atau 7 tahun kakinya akan berubah menjadi lurus.

Namun memang ada beberapa kelainan tersebut yang berlanjut bahkan bertambah.

Dalam dunia kedokteran yang termasuk variasi normal yang kebanyakan orang menganggap kelainan namun sebenarnya bukan kelainan namun masih dalam range normal.

Kebanyakan kondisi ini terjadi karena posisi di dalam rahim maupun adanya kelenturan urat-urat.

Jika berlanjut di atas usia yang seharusnya tidak ada, perlu dicari penyebabnya.

Mungkin bisa disebabkan karena kekurangan vitamin seperti vitamin D, vitamin C, hingga kelainan metabolisme, hormonal, kelainan ginjal.

Setiap orang tua perlu melakukan observasi apabila curiga kaki anaknya berbeda.

Dan harus segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Agar dokter dapat mencari faktor-faktor penyebabnya.

Bahkan jika diperlukan, bisa dilakukan operasi.

Variasi operasi pun juga banyak dari mulai yang minimal invasif sampai penanganan dengan operasi koreksi pemotongan tulang agar lurus.

Baca juga: Tips Jaga Lambung Tetap Sehat dalam Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan

(TribunHealth.com/Dhiyanti)

Berita lainnya tentang penyakit ada di sini

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved