Breaking News:

Bagaimana Penanganan Kelainan Tulang pada Anak Apabila Telat Dibawa ke Dokter?

Jika telat mendapatkan penanganan, dikhawatirkan terjadi komplikasi. Sehingga terjadi kerusakan di sendi-sendi kaki terutama sendi lutut.

tribunnewswiki.com
Ilustrasi bentuk kaki X dan O 

TRIBUNHEALTH.COM - Jika telat mendapatkan penanganan, dikhawatirkan terjadi komplikasi.

Sehingga terjadi kerusakan di sendi-sendi kaki terutama sendi lutut.

Karena beban berat badan seharusnya jatuh secara lurus atau simetris di tengah sendi.

Apabila kaki O, otomatis beban akan jatuh di sisi dalam atau tengah.

Sehingga bagian dalam sendi menjadi daerah tumpuan yang paling berat dibanding sisi luar.

Sehingga lama kelaman tekanan menjadi tidak seimbang dan simetris antara yang luar dan dalam.

Baca juga: Kenali Masalah Pertumbuhan Kaki pada Bayi dan Anak Agar Tak Ada Kelainan Bentuk

Ilustrasi kelainan bentuk kaki pada anak
Ilustrasi kelainan bentuk kaki pada anak (kompas.com)

Hal ini menyebabkan lebih mudah terjadi kerusakan sendi di sisi dalam.

Yang paling sering terjadi adalah terkena pengapuran sendi.

Sehingga sendinya mudah rusak di usia yang masih muda.

Padahal yang kita tahu pengapuran terjadi di usia senja.

2 dari 3 halaman

Hal lain yang dapat terjadi yaitu timbulnya rasa nyeri, gerakan terbatas, gaya jalan yang aneh.

Secara psikologis kondisi ini menyebabkan anak menjadi minder.

Baca juga: Konsumsi Rokok Orangtua Bisa Bikin Tumbuh Kembang Bayi Terganggu

Menurut dr. Faisal Mi'raj, dari literatur yang ada penggunaan baby walker tidak ada hubungannya terkait proses berjalan seorang anak.

Proses berjalan merupakan salah satu fase yang akan dilewati oleh setiap orang.

Sampai anak bisa berjalan, harus sudah melewati fase-fase lainnya seperti duduk, merangkak, berdiri, hingga mulai melangkah.

Hal ini akan berjalan secara alami.

Baca juga: Simak Tips Membersihkan Rongga Mulut Bayi, Penting Agar Anak Terbiasa dan Terhindar dari Karies

Ilustrasi penggunaan baby walker yang dapat membahayakan anak
Ilustrasi penggunaan baby walker yang dapat membahayakan anak (pontianak.tribunnews.com)

Menurut dr. Faisal Mi'raj, penggunaan baby walker terkadang berbahaya.

Karena jika lingkungan tidak aman, seperti ada perapian, benda-benda tajam, atau ada tangga, anak bisa jatuh jika tanpa pengawasan.

Sehingga di beberapa negara baby walker sudah dilarang karena ada banyaknya kasus anak-anak di bawah 1 tahun atau 2 tahun jatuh karena baby walker.

Baca juga: Setiap Bayi Punya Kebutuhan MPASI Berbeda, Dokter Tekankan Pentingnya Konsultasi dengan Profesional

Pada anak-anak banyak kondisi yang seakan-akan seperti kelainan, padahal beberapa kondisi yang dianggap sebagai kelainan merupakan kondisi variasi normal.

3 dari 3 halaman

Kondisi tersebut akan menghilang pada kondisi tertentu.

Orang tua perlu waspada jika kelainan tersebut menetap, asimetris, anak terganggu, hingga menimbulkan keluhan seperti nyeri maupun mudah jatuh.

Sehingga orang tua perlu melakukan pemeriksaan kondisi anak kepada dokter agar segera mendapatkan penanganan sejak dini.

Baca juga: Apakah Makan Kacang Hijau saat Hamil Bisa Buat Kulit Bayi Jadi Bersih Dok?

(TribunHealth.com/Dhiyanti)

Berita lain tentang kelainan ada di sini

 
Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved