Breaking News:

Soal Vaksinasi Di Bulan Ramadhan, MUI: Tidak Membatalkan Puasa

Simak ulasan mengenai vaksinasi yang tetap digelar selama bulan ramadhan. Ini yang harus diperhatikan.

Pixabay.com
Ilustrasi vaksin- Berikut penjelasan seputar vaksinasi yang tetap digelar selama bulan ramadhan. 

TRIBUNHEALTH.COM - Vaksinasi Covid-19 hingga kini masih dilaksanakan berbagai daerah.

Namun beberapa hari ke depan bulan ramadhan telah tiba.

Kendati demikian, vaksinasi dikabarkan akan tetap dijalankan walupun dilakukan pada bulan puasa.

Terkait hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa.

Baca juga: Jangan Salah Sebut, Ini Perbedaan Flu dan Covid-19 yang Perlu Diketahui

Baca juga: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Resmi Mendapatkan Izin dari BPOM dan MUI

Fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang sedang berpuasa.

Berdasarkan fatwa tersebut, MUI merekomendasikan agar pemerintah dapat melakukan vaksinasi di bulan ramadhan demi mencegah penularan Covid-19.

Seorang dokter umum memberikan dosis vaksin AstraZeneca Covid-19 kepada pasien selama kampanye vaksinasi Covid-19 di Ede, Belanda, pada 20 Maret 2021. Beberapa negara Eropa melanjutkan vaksinasi AstraZeneca pada 19 Maret 2021 setelah semua jelas dari regulator UE dan WHO, termasuk Prancis yang sedang mempersiapkan sepertiga dari populasinya untuk memasuki penguncian parsial baru.
Seorang dokter umum memberikan dosis vaksin AstraZeneca Covid-19 kepada pasien selama kampanye vaksinasi Covid-19 di Ede, Belanda, pada 20 Maret 2021. Beberapa negara Eropa melanjutkan vaksinasi AstraZeneca pada 19 Maret 2021 setelah semua jelas dari regulator UE dan WHO, termasuk Prancis yang sedang mempersiapkan sepertiga dari populasinya untuk memasuki penguncian parsial baru. (Piroschka van de Wouw / ANP / AFP)

Kendati demikian, penerapan vaksinasi tetap memperhatikan kondisi orang yang akan diberikan vaksinasi.

"Vaksinasi yang akan dilakukan di bulan ramadhan ini nantinya akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan puasa," kata Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dokter Siti Nadia Tarmizi, dilansir oleh kemkes.go.id.

Lebih lanjut, Nadia menjelaskan bahwa puasa justru memberikan manfaat detoksifikasi.

Baca juga: Ada Kasus Penggumpalan Darah, WHO Yakin Manfaat Vaksin AstraZeneca Lebih Besar dari Risikonya

Baca juga: Berikut Tips Menjaga Kesehatan Jiwa di Tengah Pandemi COVID-19

Oleh sebab itu bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, kata Nadia, menjalankan vaksinasi pada saat berpuasa, tidak akan berpengaruh terhadap kondisi tubuh.

"Saya yakin walaupun dalam kondisi berpuasa, kondisi tubuh kita tidak berpengaruh terhadap pemberian vaksinasi," terangnya.

Selanjutnya, ia mengimbau kepada masyarakat yang akan menjalankan vaksinasi untuk beristirahat yang cukup, menjalankan sahur dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Baca juga: Pascapandemi Covid-19, Jumlah Anak Mengalami Risiko Obesitas Dapat Semakin Meningkat

Baca juga: Dokter Jelaskan Mengapa Covid-19 Masih Berlarut, Soroti Penerapan Protokol Kesehatan Masyarakat

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved