Breaking News:

Masyarakat Ragu Cek Kesehatan ke RS karena Covid-19, Ini Saran Dokter

Himbauan dokter terhadap masyarakat yang ragu periksa kesehatan karena takut tertular Covid-19

Pixabay.com
Ilustrasi kondisi rumah sakit-Dokter himbau masyarakat tidak takut datang ke RS meski pandemi. 

TRIBUNHEALTH.COM - Wabah virus Covid-19 membuat banyak masyarakat khawatir untuk mengecek kesehatan di klinik atau rumah sakit (RS).

Alasannya karena takut tertular oleh virus Covid-19 dari salah satu pasien atau tenaga medis yang ada di fasilitas kesehatan.

Mengetahui hal tersebut, Dokter Filsuf Ahli Gizi Komunitas Tan Shot Yen mengimbau masyarakat agar tidak lagi takut datang ke rumah sakit.

Baca juga: Simak Berbagai Proses Penularan Covid-19 yang Perlu Diketahui

Baca juga: Himbauan Dokter Bagi Masyarakat yang Terbiasa Melakukan Pengobatan Sendiri Tanpa Resep Dokter

"Sudah ya, kita sekarang sudah satu tahun. Jadi yang namanya fasilitas kesehatan dan dokter itu sudah pintar dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes)."

"Sekarang kita bisa lihat tenaga kesehatan yang tumbang beberapa bulan terakhir ini sudah tidak ada, jadi nggak usah takut." tegas Tan dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews.com, Sabtu (27/3/2021).

Selain itu ia menambahkan, bila masyarakat mengobati sakit yang diderita sendiri dengan datang ke apotek itu dapat berpotensi memperparah sakit yang diderita, bila salah memilih obat.

Kendati demikian mengetahui kebiasaan masyarakat yang lebih memilih melakukan pengobatan sendiri dengan datang ke apotek, Tan mengatakan sah-sah saja.

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat (Pixabay)

"Jadi kita memiliki obat Over the Counter. Obat-obatan itu sifatnya simptomatik."

"Kalau ada obat yang dijual bebas dan memang diperlukan tidak apa-apa," terangnya.

Namun, ia memberikan anjuran, bila dalam kurun waktu 3 hari setelah pengobatan tidak segera mendapatkan tanda-tanda kesembuhan, maka pasien tersebut dianjurkan untuk berobat ke dokter.

Pasalnya apabila tidak segera berkunjung ke dokter, tindakan tersebut dapat menimbulkan resiko.

Bukan hanya pada diri sendiri yang dapat mengalami sakit yang semakin parah, namun juga dapat menularkan penyakitnya tersebut pada orang sekitar.

Baca juga: Ini Tips yang Harus Diperhatikan saat Datang ke Dokter Gigi Selama Pandemi

Baca juga: Bukan Cuma Mitos, Dokter Sebut Sering Marah Benar-benar Bisa Picu Hipertensi, Simak Penjelasannya

"Saya menegaskan ini adalah tanggung jawab moral dan sosial."

"Bagaimana kalau orang satu rumah atau satu kantor kena, jadi ini bukan hanya tentang Anda saja tapi juga tentang orang lain," tegas Tan.

Lebih lanjut, bila pasien tidak segera ke dokter, ia mengkhwatirkan pasien tersebut memiliki suatu penyakit yang tanpa diduga sebelumnya.

"Alangkah baiknya kalau pergi ke dokter dan diperiksa lebih lanjut."

"Jangan-jangan Anda memiliki sesuatu (sakit) yang tidak terpikirkan," sambung Tan.

Baca juga: Berikut 4 Jenis Reaksi Alergi yang Perlu Diwaspadai

Baca juga: Dokter Gigi Jelaskan Halitofobia, Merasa Bau Mulut meski Sebenarnya Tak Punya Masalah Apa-apa

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Berita lain soal Covid-19 di sini

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Abdul Haerah HR
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved