Breaking News:

Ini Usia yang Tepat untuk Mulai Memberi Edukasi Seksual pada Anak

Berikut usia yang tepat dalam edukasi seksual anak menurut dokter Tan Shot Yen.

Pixabay.com
Ilustrasi-Penjelasan dokter mengenai usia yang tepat dalam edukasi seksual pada anak. 

TRIBUNHEALTH.COM - Dalam budaya keluarga di Indonesia, bicara seputar seks bukanlah hal yang umum dalam percakapan sehari-hari.

Banyak orang tua memilih menghindar dari topik ini dan enggan memberikan edukasi seks pada anak.

Padahal, memberikan pendidikan seksual pada anak sangatlah penting.

Lantas berapa usia yang tepat dalam memberikan edukasi seksual kepada anak?

Baca juga: Ini Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Penyebab Hasrat Seksual Perempuan Menurun

Baca juga: Simak Tips Menjalankan Pola Hidup Sehat bagi Anak Kost

Terkait pertanyaan tersebut, Dokter Tan Shot Yen menegaskan, bahwa dalam memberikan edukasi seksual pada anak harus diberikan sejak dini.

"Itu sebabnya kita mengatakan bahwa pendidikan seksualitas itu dimulai sejak anaknya lahir."

"Karena pendidikan seks itu tidak hanya cuma mengatakan nama-nama alat kelamin," jelasnya.

Menurut Tan, pendidikan seksual bisa diterapkan pada aktivitas keseharian anak.

Seperti memakaikan rok pada anak perempuan, dan celana pada anak laki-laki.

Hal itu sudah memberikan edukasi kepada anak mengenai perbedaan jenis kelamin.

Selain itu, memberikan edukasi kepada anak agar mengetahui area tubuh yang tidak diperbolehkan disentuh oleh orang lain, kecuali keluarga.

Tentu tetap memperhatikan usia sang anak, pada saat memberikan berbagai pengetahuan tersebut.

Baca juga: Ahli Gizi Tegaskan Orang Sehat Tak Perlu Suplemen, Cukup Penuhi Kebutuhan Vitamin dari Makanan Alami

Baca juga: Penting untuk Menunjang Pola Hidup Sehat, Apa Patokan Sarapan yang Baik dan Benar?

Selanjutnya ketika anak sudah mengalami ciri-ciri seksual sekunder, anak juga harus diberikan penjelasan mengenai tahapan perkembangan seksual pada remaja.

"Jangan sampai ketika anak haid, tapi dia takut dan muncul perasaan bersalah karena tidak tahu," pungkasnya.

Dikutip dari tayangan Youtube Tribunnews.com, Sabtu (30/1/2021). Dalam dunia pendidikan pun, anak akan mendapatkan informasi seputar sistem reproduksi dan pendidikan seks.

Peneliti pendidikan seksual Rinaldi Ridwan menyebut, meski pendidikan seksual akan diberikan melalui sekolah, namun segala materi yang diberikan sebaiknya didiskusikan kepada orangtua.

"Pihak sekolah bekerja sama dengan pemerintah dan juga orangtua, itu akan dilibatkan."

"Kira-kira materi ini pantas tidak diberikan ke anak. Jadi ga serta merta diberikan, tetapi berdasarkan persetujuan bersama," jelasnya.

Baca juga: Dokter Sebut Usia Suami dan Istri yang Terpaut Jauh Bisa Picu Masalah Kehidupan Seksual

Baca juga: Tak Cukup dengan Mengatur Pola Makan, Mengatasi Perut Buncit Harus Diimbangi dengan Olahraga

Lebih lanjut,  Rinaldi  menambahkan, bahwa tidak semua hal yang berkaitan dengan pendidikan seksualitas itu mengaju pada hubungan antara suami istri.

Bahkan, ia justru mengatakan pendidikan seks itu membosankan.

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Abdul Haerah HR
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved