TRIBUNHEALTH.COM - Semua orang Korea Selatan tiba-tiba menjadi setahun lebih muda dalam sekejap.
Ya, dari segi hitungan tahun, usia mereka kini berkurang setidaknya setahun lebih muda.
Hal ini merupakan dampak dari diterapkannya aturan baru di Korea Selatan.
Dengan aturan baru ini, cara penghitungan seseorang berubah dari cara sebelumnya.
Dilansir TribunHealth.com dari Daily Star, berikut ini fakta-faktanya.
Baca juga: Kelamaan Pakai Masker, Orang Jepang Lupa Cara Tersenyum, Berbondong-bondong Ikuti Pelatihan Senyum

Sebuah undang-undang baru mulai berlaku di Korea Selatan pada Rabu (28/6/2023) yang secara resmi mengurangi usia setiap orang.
Undang-undang baru ini ditetapkan setelah para politisi memilih untuk mencabut tradisi "berabad-abad".
Selama ratusan tahun, orang di Korea Selatan menghitung hari kelahiran sebagai usia satu tahun.
Sementara dari hari kelahiran sampai Januari tahun berikutnya juga dihitung satu tahun.
Ini berarti bayi yang lahir pada tanggal 31 Desember akan berusia dua tahun keesokan harinya .
Selama berabad-abad mekanisme perhitungan usia seperti ini diterapkan karena sembilan bulan yang dihabiskan di dalam rahim dianggap sebagai waktu hidup.
Baca juga: VIRAL Cinta Lama Bersemi Kembali, Pasangan Ini Rujuk setelah 21 Tahun Cerai, Berawal dari Facebook

Politisi, Yoon Suk Yeol, mengatakan bahwa metode penghitungan yang tidak cocok menciptakan "biaya sosial dan ekonomi yang tidak perlu," dan berjanji untuk mengubah undang-undang saat mencalonkan diri tahun lalu.
Dan jutaan orang di seluruh negeri tampaknya setuju dengannya.
BBC melaporkan bahwa tiga perempat warga Korea Selatan ingin bergabung dengan "metode penghitungan internasional", yang menghitung usia dari tanggal lahir.
Sebelumnya, perhitungan usia di Korea Selatan sempat memicu kebingungan saat pandemi Covid-19.
Pasalnya perhitungan usia Korea dan global berbeda.
Padahal usia digunakan sebagai acuan untuk skrining vaksinasi, mana kelompok usia yang sudah layak dan mana yang belum.
Baca juga: VIRAL Siswa Tak Bisa ke Sekolah untuk Ambil Nilai Ujian, Ingin Habiskan Waktu Terakhir Bersama Ibu

Selain itu, banyak orang Korea merasa bahwa mereka harus menjelaskan sistem penghitungan usia kepada orang setiap kali mereka mengunjungi negara lain.
"Sekarang Korea mengikuti standar global, saya tidak lagi harus menjelaskan 'usia Korea' saya ketika saya pergi ke luar negeri," kata seseorang kepada BBC.
Terlepas dari langkah besar tersebut, banyak undang-undang yang menghitung usia seseorang berdasarkan sistem tahun kalender "tradisional" akan tetap ada.
Misalnya, orang Korea Selatan dapat membeli rokok dan alkohol dari tahun mereka berusia 19 tahun, bukan harinya.
Dapatkan produk kesehatan di sini
(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)