Breaking News:

Tanpa Disadari, Beberapa Kebiasaan Berikut Berpengaruh dalam Upaya Menjaga Kesehatan Gigi

Menjaga kebersihan gigi merupakan upaya yang harus dilakukan agar gigi tetap sehat. Beberapa kebiasaan kita ternyata mempengaruhi kesehatan gigi.

freepik.com
ilustrasi kondisi gigi yang sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Kebersihan gigi dan rongga mulut perlu diperhatikan agar tidak terjadi masalah.

Masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut.

Perlu diketahui bahwa cara menyikat gigi yang salah dapat menyebabkan gusi terkikis, sehingga gusi berdarah dan bengkak.

Dalam melakukan pembersihan dilakukan minimal 2 kali dalam sehari.

Meskipun sudah melakukan pembersihan 2 kali sehari, pasien juga sering kali salah dalam memilih waktunya.

Banyak yang memilih sarapan setelah menyikat gigi, dan setelah sarapan mereka tidak menyikat gigi kembali.

ilustrasi kondisi gigi yang sehat
ilustrasi kondisi gigi yang sehat (freepik.com)

Baca juga: drg. Citra, MMRS Sebut Gigi yang Terlihat Putih Belum Tentu Menandakan Gigi Sehat

Harusnya ketika pagi tidak masalah jika mengonsumsi makanan, tetapi setelah makan harus menyikat gigi ulang agar rongga mulut terlindungi hingga siang hari.

drg. Zaida Dahlia menyampaikan, di negara-negara maju menerapkan setelah bangun tidur sarapan terlebih dahulu, setelah sarapan barulah menyikat gigi.

Orang tua bisa menerapkan kebiasaan tersebut pada anak agar gigi anak tidak mengalami kerusakan.

drg. Zaida Dahlia juga menegaskan, banyak penelitian yang mengatakan bahwa angka kerusakan gigi tidak menurun.

2 dari 3 halaman

Berarti pemahaman masyarakat belum luas mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan benar.

Baca juga: drg. Ummi Kalsum Sp. KG: Edukasi Fungsi Gigi dan Mulut Harus Diberikan pada Semua Usia

Mindset orang Indonesia adalah ke dokter gigi jika gigi terasa sakit maupun gusi bengkak.

Padahal mindset orang luar Indonesia pun sudah banyak yang merutinkan diri untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut meskipun tidak mengalami masalah.

Selain itu kurangnya pemahaman tentang cara yang tepat dalam membersihkan dan menyikat gigi.

Banyak orang yang menyikat gigi dengan cara asal-asalan, padahal sikat gigi ada tekniknya agar gusi sehat dan gigi tetap bersih.

drg. Zaida Dahlia menyampaikan, beliau memperhatikan dari pasien-pasiennya bahwa dalam menyikat gigi bulu sikatnya harus keras, kalau bulu sikat tidak keras maka gigi tidak bersih.

Baca juga: drg. Ummi Kalsum Sebut Estetika di Kedokteran Gigi Seperti Perawatan Bonus, Ini Penjelasannya

Selain harus menggunakan bulu sikat yang keras, dalam menyikat gigi pun harus kencang jika tidak menyikat tidak kencang dianggap tidak bersih.

Padahal anggapan tersebut salah besar.

Perlu diketahui, yang paling penting dalam pemilihan sikat gigi adalah bulu sikat harus halus dan permukaannya tidak boleh kasar.

Bisa jadi bulu sikat yang kasar dapat mengikis gusi, bukan mengikis gigi.

3 dari 3 halaman

Oleh karena itu banyak pasien yang mengeluhkan gusi berdarah dan bengkak.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Sumsel bersama dengan drg. Zaida Dahlia Wattimena. Seorang dokter gigi poliklinik RS BA Medika.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved