Breaking News:

Kenali Risiko Pemasangan Implan Gigi, drg. Hendra Nur, Sp. Pros Sebut Bisa Terjadi Peri-implanitis

Menurut Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros bisa terjadi komplikasi pasca pemasangan implan gigi, begini penjelasannya.

Pixabay.com
Ilustrasi kehilangan gigi yang bisa diatasi dengan penggunaan implan gigi, begini penjelasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros 

TRIBUNHEALTH.COM - Implan gigi kerap digunakan sebagai solusi untuk mengatasi gigi ompong.

Daya tahan implan tergantung bagaimana pemeliharaan pasien.

Terdapat literatur yang menyebutkan bahwa daya tahan implan gigi bisa sampai 15 tahun.

Lantas apakah diperlukan implan ulang setelah 15 tahun?

"Kalau pada beberapa kasus misalnya sampai pecah, ya bisa (dilakukan pemasangan implan ulang)," terang Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros.

Baca juga: Terdapat 6 Kunjungan pada Prosedur Pemasangan Implan Gigi, Begini Tahapannya Menurut drg. Hendra Nur

Ilustrasi implan gigi untuk menggantikan gigi kosong, begini ulasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros
Ilustrasi implan gigi untuk menggantikan gigi kosong, begini ulasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros (manado.tribunnews.com)

Baca juga: Cara Menggunakan Dental Floss dengan Tepat menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 19 November 2022.

"Ada kemarin sempat saya kerjakan itu, ada memang giginya sampai pecah karena dia mungkin menikmati fase-fase pakai implan, akhirnya makan yang keras-kerasa giginya pecah. Terjadi itu memang," ulas Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros.

"Tapi yang pecah itu ya karena kebetulan dia pakai bahan yang namanya PMM, di dalamnya masih ada logam. Jadi yang pecah cuman porselennya aja, logamnya masih ada," terang Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros.

"Tapi kan secara estetik tidak bagus, terus secara pengunyahan dia sudah tidak bisa. Akhirnya ya saya ganti, saya lepas. Memang harus dilepas," lanjut Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros.

Perlu menjadi informasi jika prosedur pemasangan implan dilakukan sebanyak 6 tahap.

2 dari 3 halaman

Pada tahap kedua akan dilakukan pembedahan untuk pemasangan implan.

Setelah tahap kedua, pasien akan menunggu selama 3 bulan kemudian untuk dipasangkan healing abutment implant.

Baca juga: Bolehkah Berhubungan Suami Istri Saat Kehamilan? Begini Tanggapan dr. Roland Frederik

Ilustrasi penggunaan gigi palsu, begini ulasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros
Ilustrasi penggunaan gigi palsu, begini ulasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros (Pixabay.com)

Baca juga: Ini yang Terjadi jika Alami Steven Johnson Syndrome, Cari Tahu Ulasannya dari dr. Arieffah, Sp.KK

Healing abutment implant adalah bagian dari implan yang berguna untuk membentuk gusi.

Risiko pemasangan implan gigi

1. Komplikasi pasca pembedahan

Risiko pertama pada tahap awal adalah adanya komplikasi pasca pembedahan, baik itu pendarahan, nyeri yang berlebihan atau rasa sakit.

Menurut Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros yang paling sering dikeluhkan pasien adalah nyeri yang berlebihan.

"Karena pasien memang merasa mungkin takut pasca pembedahan, nah itu yang sering terjadi," jelas Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros.

2. Menembus sinus

Kedua adalah kejadian sinus yang sampai tembus.

3 dari 3 halaman

Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros menjelaskan jika terdapat kasus-kasus seperti ini, namun sangat jarang.

Baca juga: Risiko Tindakan Laparoskopi yang Harus Dipahami dari dr. Bonauli Simajuntak, Sp.B. Subsp. BD K

ilustrasi pemasangan implan, begini keterangan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros
ilustrasi pemasangan implan, begini keterangan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros (freepik.com)

Baca juga: Tak Jamin Kesembuhan pada Setiap Anak, Dokter Sebut Leukimia Tergantung dengan Respon Tubuh

3. Terjadinya Peri-implanitis

Peri-implanitis adalah adanya infeksi pada bagian implan.

Tanda Peri-implanitis bisa dilihat dari adanya kegoyangan pada implan yang telah dipasangkan sehingga gigi tiruan diatasnya juga bisa terjadi kegoyangan.

4. Adanya bengkak atau warna gusi yang lebih merah

Baca juga: Benarkah Konsumsi Buah Nanas Saat Kehamilan Dapat Memicu Keguguran? Begini Ulasan dr. Roland

Penjelasan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Hendra Nur, Sp. Pros dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 19 November 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved