Breaking News:

Kemudahan Akses adalah Salah Satu Pelayanan yang Dibutuhkan oleh Difabel, Begini Kata dr. Tika

Menurut dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ kemudahan akses dapat membantu difabel yang mengalami kesulitan untuk ke rumah sakit dan tetap ingin konsultasi.

Freepik.com
Ilustrasi penyandang disabilitas yang memerlukan pemudahan akses, begini pemaparan dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ 

TRIBUNHEALTH.COM - Pergeseran penyebutan penyandang cacat menjadi difabel adalah bentuk perubahan paradigma yang terus berkembang hingga saat ini.

Difabel dapat diartikan sebagai setiap individu yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan bisa mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Adapun pelayanan yang diperlukan oleh difabel salah satunya adalah kemudahan akses.

"Pertama adalah kemudahan akses, itu menjadi suatu hal yang kami dari rumah sakit akademik UGM memikirkan hal ini," terang dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ.

Baca juga: Sebaiknya Pahami Risiko Terburuk Apabila Seseorang Mengalami Gangguan Makan atau Eating Disorder

ilustrasi disabilitas, begini pelayanan yang diperlukan menurut dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ
ilustrasi disabilitas, begini pelayanan yang diperlukan menurut dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ (tribunnews.com)

Baca juga: Mungkinkah Hipersensitif Dentin Terjadi pada Anak-anak? Berikut Penjelasan drg. Ummi Kalsum Sp.KG

"Sekarang mungkin karena Covid-19 ya menjadi orang kadang enggan ya untuk ke rumah sakit memeriksakan diri," jelas dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSA UGM, dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Malioboro Blitz program Bincang Sehat edisi 18 Desember 2020.

"Kami punya layanan yang namanya jumpa dokter, jadi melakukan konsultasi ya, memberikan layanan kepada pasien itu melalui telemedicine," sambung dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ.

Menurut dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ hal ini membantu teman-teman penyandang disabilitas yang memang kesulitan untuk ke rumah sakit, namun tetap ingin berkonsultasi dengan dokter.

dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ menambahkan apabila layanan lainnya yang disediakan adalah layanan dokter umum dan juga dokter spesialis.

Baca juga: Tanda Gusi Bermasalah Akibat Timbul Karang Gigi yang Tak Kunjung Dibersihkan, Ini Pesan Dokter Gigi

ilustrasi penyandang disabilitas, simak pemaparan dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ
ilustrasi penyandang disabilitas, simak pemaparan dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ (nasional.kompas.com)

Baca juga: Basic Skincare yang Wajib Digunakan pada Kulit Tubuh secara Menyeluruh menurut dr. Amelica Oksariani

"Kemudian juga dengan obat juga bisa diberikan ya," lanjut dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ dalam program Bincang Kesehatan.

2 dari 2 halaman

Pasalnya ada obat-obatan tertentu yang bisa diberikan kepada pasien dengan disabilitas.

"Jadi pasien mendaftarkan diri ke layanan tersebut, kemudian sesuaikan dengan jam layanan dokternya dan bisa berkomunikasi dengan secara tatap maya ya dengan platform tertentu," ungkap dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ.

"Terus kemudian ada beberapa layanan yang memang tidak memerlukan pemeriksaan fisik secara langsung ya, sehingga bisa ditangani entah itu pemberian obat sehingga nanti pasien tinggal mengambil obat ke rumah sakit," tambah dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ.

Paling tidak hal ini akan mengurangi paparan orang bertemu dalam suatu kerumunan.

Baca juga: Gunakan Basic Skincare sesuai Kebutuhan Kulit Guna Dapatkan Kulit Sehat dan Cerah, Ikuti Kata Dokter

Ilustrasi penyandang disabilitas, begini kata dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ
Ilustrasi penyandang disabilitas, begini kata dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ (Freepik.com)

Baca juga: Jangan Sepelekan, Gejala Umum dari Kanker Serviks adalah Keputihan, Berikut Ulasan Dokter

Bahkan dalam Undang-undang juga mengatur bahwa negara dapat berupaya mewujudkan kesamaan kesempatan dalam setiap aspek kehidupan dan penghidupan sehingga difabel bisa hidup bermasyarakat secara utuh.

Hal ini diwujudkan dengan memberikan kemudahan aksesibilitas kepada difabel khususnya pada pelayanan publik.

Baca juga: Hernia Diafragma Bisa Terjadi Sejak Lahir Akibat Selaput Diafragma Kurang Kuat, Begini Alasannya

Penjelasan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSA UGM, dr. Tika Prasetiawati, Sp.KJ dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Malioboro Blitz program Bincang Sehat edisi 18 Desember 2020.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved