Breaking News:

Wanita yang Sedang Mengandung atau Menyusui Sebaiknya Tidak Melakukan Bleaching Gigi

Menurut drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG sebelum melakukan bleaching gigi sangat dianjurkan untuk pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

freepik.com
ilustrasi gigi yang telah dibleaching, begini penjelasan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG 

TRIBUNHEALTH.COM - Perawatan untuk memutihkan gigi sering menjadi pilihan bagi sebagian orang dalam menunjang penampilannya serta meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Tidak bisa dipungkiri jika banyak sekali orang yang ingin memiliki gigi putih agar tampak bersih dan sehat.

Tindakan pemutihan gigi dikenal dengan prosedur bleaching gigi.

drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG menjelaskan apabila bleaching gigi tidak disarankan bagi wanita yang sedang mengandung atau menyusui.

"Sebelum melakukan bleaching gigi itu hanya saja diharuskan kondisi gigi dan kondisi gusi harus sehat," terang drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG.

Baca juga: Tetap Waspada, Meningkatnya Aktivitas di Akhir Tahun Berpotensi Meningkatkan Risiko Kasus Covid-19

ilustrasi bleaching gigi, begini pemaparan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG
ilustrasi bleaching gigi, begini pemaparan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG (freepik.com)

Baca juga: Melihat Data yang Ada, Perkembangan Covid-19 di Indonesia Dapat Dikatakan Terkendali

drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG menjelaskan jika seseorang yang ingin melakukan bleaching gigi maka harus memiliki gigi dan gusi yang sehat dan terbebas dari gangguan apa pun.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Gigi, drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 22 September 2022.

Sehingga sebelum melakukan bleaching gigi sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan terlebih dahulu.

"Lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi," timpal drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG.

Perlu diketahui jika perawatan bleaching gigi memberikan hasil yang tidak permanen.

2 dari 3 halaman

Sehingga dalam periode tertentu disertai dengan kebiasaan yang buruk maka gigi bisa kembali menguning.

"Nah kalau untuk bleaching gigi karena sifatnya tidak permanen, sebenarnya boleh dilakukan pengulangan. Hanya saja sebaiknya jarak antara treatment pertama dan pengulangan itu tidak terlalu dekat," tutur drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG dalam tayangan Beauty Health (22/09/2022).

Baca juga: Seseorang Dikatakan Stres jika Alami Reaksi terhadap Suatu Tekanan Baik dari Internal atau Eksternal

ilustrasi perbandingan antara sebelum dan sesudah bleaching gigi, begini keterangan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG
ilustrasi perbandingan antara sebelum dan sesudah bleaching gigi, begini keterangan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG (freepik.com)

Baca juga: dr. Tika Imbau untuk Memperlakukan Alat Bantu Penyandang Disabilitas Seperti Bagian dari Tubuhnya

"Karena kalau terlalu dekat itu ditakutkan gigi akan menjadi lebih rapuh lagi," jelas drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG.

Hal ini karena sifat dari bahan bleaching bisa menimbulkan rasa sensitif pada gigi.

Berdasarkan penuturan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG pengulangan bleaching gigi bisa dilakukan 6 bulan kemudian setelah perawatan bleaching gigi yang pertama.

"Setelah 6 bulan dari treatment pertama," tegas drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG.

"Lebih baik menunggu setelah 6 bulan terlebih dahulu baru dilakukan pengulangan, begitu," lanjut drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG.

Meskipun di bulan kedua maupun ketiga gigi sudah kembali berwarna kuning, drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG tetap menyarankan untuk dilakukan bleaching 6 bulan kemudian.

Baca juga: Mengunyah Makanan hanya Satu Sisi Dapat Mempercepat Menumpuknya Karang Gigi, Ini Penjelasan Dokter

ilustrasi gigi yang telah dibleaching, simak pemaparan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG
ilustrasi gigi yang telah dibleaching, simak pemaparan drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG (pixabay.com)

Baca juga: Jangan Salah Paham, Ini Definisi Kulit Sehat Sebenarnya menurut dr. Amelica Oksariani, M. Biomed AAM

Penjelasan Dokter Gigi, drg. Putu Eka Mery Utami Putri Sari, S.KG dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 22 September 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

3 dari 3 halaman

Baca berita lainnya tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved