Breaking News:

Asma Dapat Terjadi karena Faktor Genetik dan Faktor Lingkungan, Simak Ulasan dr. Sukarti Berikut

Asma ditandai dengan sesak napas karena terjadinya penyempitan pada saluran pernapasan, berikut ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes.

Pexels
Ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut 

TRIBUNHEALTH.COM - Asma ialah penyakit kronis yang terjadi pada saluran pernapasan.

Kondisi ini sering ditandai dengan sesak napas, sulit bernapas, hingga dada terasa sesak.

Sesak napas terjadi akibat adanya peradangan dan penyempitan pada saluran pernapasan, sehingga terjadi hambatan aliran udara saat menghembuskan napas.

Beberapa anggapan menyebutkan bahwa asma dapat terjadi karena faktor keturunan, lantas benarkah demikian?

Dilansir TribunHealth.com, dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Baca juga: Gejala Asma Tidak Boleh Diremehkan, Berikut Ini dr. Sukarti Paparkan 4 Gejala Khas dari Asma

ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut
ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut (kompas.com)

Baca juga: Kenali Tiga Faktor yang Mendasari Munculnya Asma pada Seseorang, Berikut Ulasan dr. Sukarti

Faktor genetik

dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes menjelaskan, terjadinya asma dapat dipengaruhi oleh faktor genetik atau faktor keturunan.

Faktor genetik dapat dilihat dari riwayat alergi yang ada pada keluarga dan pasien tersebut.

Terdapat beberapa gejala alergi yang dapat menjadi pencetus terjadinya asma seperti gatal-gatal, hidung sering tersumbat di pagi hari, mata sering gatal dan berair.

Jika mengalami alergi dan ditambah dengan salah satu gejala di atas, menurut dr. Sukarti kondisi tersebut dapat dikatakan menderita asma.

Baca juga: dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P Bagikan Tips agar Terhindar dari Dampak Polusi Udara

ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut
ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut (health.grid.id)

Baca juga: Benarkah Penggunaan Masker Bisa Memfiltrasi Polusi Udara? Begini Kata dr. Hendrastutik Apriningsih

2 dari 3 halaman

Namun untuk memastikan apakah seseorang benar-benar menderita asma membutuhkan pemeriksaan penunjang.

dr. Sukarti menuturkan, untuk pemeriksaan penunjang dapat dilakukan dengan tes spirometer.

Tes spirometer berfungsi untuk mengetahui fungsi paru, karena biasanya pada pasien-pasien asma bisa saja fungsi parunya masih dalam keadaan normal.

Faktor lingkungan

Selain faktor genetik, dr. Sukarti menyebutkan jika asma juga dapat terjadi karena faktor lingkungan.

Pasalnya terdapat beberapa orang yang tidak mengalami asma ketika masih bayi, namun ketika sudah memasuki remaja atau dewasa, mereka mulai mengalami asma.

Kondisi ini dapat terjadi karena faktor lingkungan.

Baca juga: 6 Hal yang Perlu Dilakukan saat Terkena Serangan Asma, Tetap Tenang dan Jangan Panik

ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut
ilustrasi seseorang yang mengalami penyakit asma, simak ulasan dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes berikut (health.kompas.com)

Baca juga: dr. Feni Fitriani, Sp.P(K) Paparkan Penyakit Jangka Pendek & Jangka Panjang Akibat Polusi Udara

Misalnya orang tersebut tinggal di tempat dengan kondisi udara yang buruk atau kotor.

Menghirup udara kotor terus-menerus dapat berdampak buruk pada saluran pernapasan yang akhirnya menyebabkan terjadinya asma.

"Jadi memang bervariasi dan tidak sama penyebabnya untuk setiap orang."

3 dari 3 halaman

"Gejalanya juga bervariasi, keluhannya juga bervariasi."

"Oleh karena itu, terapi untuk asma dilakukan secara individual yang artinya terapi tersebut tidak dapat disamakan dengan pasien lainnya."

Baca juga: dr. Feni Sebut Beberapa Kelompok yang Rentan Alami Masalah Kesehatan Ketika Terpapar Polusi Udara

Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Hj. Sukarti, Sp.P., M.Kes dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved