Breaking News:

Jika Tak Diobati Kanker Mulut Bisa Menyebar ke Tenggorokan hingga Area Lain, Inilah Faktor Risikonya

Pada dasarnya kanker mulut tidak langsung tumbuh begitu saja, akan tetapi didahului dengan munculnya luka di mulut yang sekilas mirip sariawan.

pixabay.com
Ilustrasi perempuan mengalami kanker mulut, begini penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D 

TRIBUNHEALTH.COM - Tahukah sobat sehat jika kanker juga bisa terjadi di dalam rongga mulut?

Pasalnya kondisi ini dikenal dengan istilah kanker mulut atau kanker rongga mulut.

Kanker mulut adalah gangguan kanker yang memengaruhi bagian dalam atau rongga mulut.

Menurut drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D kanker mulut ini bisa terlihat seperti adanya masalah umum pada bibir maupun mulut selayaknya bercak putih atau luka yang berdarah.

Perbedaan antara masalah non-kanker dan potensi terjadinya kanker ialah gejala ini tidak hilang.

Baca juga: Begini Cara Mengedukasi Kaum Muda Agar Tidak Tergiur Menggunakan Behel Hanya untuk Tujuan Gaya Saja

Ilustrasi penderita kanker rongga mulut, begini pemaparan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
Ilustrasi penderita kanker rongga mulut, begini pemaparan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (Pixabay.com)

Baca juga: Dokter Sebut jika Penderita Kanker Serviks yang Melakukan Pengobatan Metode Ibnu Sina Sangat Nyaman

Apabila tidak diobati, tentu kanker mulut bisa menyebar ke seluruh mulut dan tenggorokkan ke area lain di kepala dan leher.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk.

Secara umum, kanker mulut menyerang jaringan epitel mukosa pada rongga mulut yang meliputi bibir, gusi, dasar mulut, lidah, pipi dan langit-langit.

Pada dasarnya kanker mulut tidak langsung tumbuh begitu saja, akan tetapi didahului dengan munculnya luka di mulut yang sekilas mirip sariawan tetapi tidak kunjung sembuh.

Kanker mulut jarang sekali terdeteksi di awal, kebanyakan kasus ini biasanya ditemukan setelah penyebarannya sampai ke kelenjar getah bening di leher.

2 dari 3 halaman

drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D mengungkapkan jika suatu lesi menjadi keganasan hingga saat ini juga masih menjadi perbincangan para ahli.

Baca juga: Adib Setiawan, S.Psi.,M.Psi Ungkap 3 Perbedaan yang Membuat Seseorang Bisa Cepat Move On dari Trauma

Ilustrasi kanker mulut yang sekilas mirip sariawan, begini ulasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
Ilustrasi kanker mulut yang sekilas mirip sariawan, begini ulasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (Pixabay.com)

Baca juga: Kanker Mulut Memiliki Gejala yang Mirip dengan Radang Tenggorokan dan Sariawan, Begini Ulasan Dokter

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kanker mulut

Akan tetapi faktor lain seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, tembakau, menginang seperti kebiasaan orang India yang mana menyebabkan angka kejadian kanker mulut sangat tinggi.

Hal ini karena budaya menginang sirih menggunakan pinang dengan bahan-bahan lain juga menjadi salah satu faktor.

Kendati demikian, faktor genetik juga sangat memengaruhi terjadinya kanker rongga mulut.

"Jadi kalau ada orang tua atau barangkali ada turunan dari atas yang barangkali pernah mengalami atau ada riwayat kanker rongga mulut itu biasanya akan menurun di satu titik pada keturunannya," tambah Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D.

Berdasarkan penuturan Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D banyak faktor lain yang memengaruhi, contohnya seperti radiasi.

Orang yang bekerja di tambang juga berpotensi lebih tinggi mengalami keganasan dibanding orang yang tidak bekerja di tambang-tambang tertentu.

Baca juga: Mengenal Fungsi Skin Barrier yang Merupakan Sistem Pertahanan Kulit, Berikut Ulasan dr. Desidera

ilustrasi seseorang yang mengalami kanker mulut, begini kata drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
ilustrasi seseorang yang mengalami kanker mulut, begini kata drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (sajiansedap.grid.id)

Baca juga: Skin Barrier yang Rusak Sebabkan Masalah pada Kulit, Berikut Kenali Penyebab Rusaknya Skin Barrier

Apabila tidak terdiagnosis dan segera di obati maka kanker bisa berisiko mengancam nyawa penderita.

Itu sebabnya mengapa deteksi dini adalah kunci penting untuk mencegah agar kanker tidak berkembang lebih serius.

3 dari 3 halaman

Kanker mulut bisa terdeteksi apabila rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Jika terdeteksi gejala, maka pemeriksaan rujukan akan dilakukan untuk memastikan gangguan tersebut disebabkan oleh kanker atau bukan.

Baca juga: Tetap Waspada, Sariawan yang Mengarah Keganasan Bisa Berisiko Kanker Mulut, Ketahui Ciri-cirinya

Penjelasan Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 19 Februari 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved