Breaking News:

Orang yang Kesepian dan Tidak Bahagia Lebih Cepat Menua, Sama Seperti Perokok

Sebuah penelitian mengungkap faktor yang menyebabkan penuaan lebih cepat, termasuk faktor psikologis seperti rasa tidak bahagia

Pexels
Ilustrasi merasa kesepian dan tidak bahagia, bisa mempercepat penuaan? 

TRIBUNHEALTH.COM - Menjaga tubuh agar terus berfungsi dengan baik adalah langkah dasar untuk mencapai hidup panjang umur dan sehat.

Untuk mencapainya, seseorang membutuhkan makan sehat, banyak berolahraga, tidak minum terlalu banyak alkohol, dan tidak merokok, misalnya.

Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa tiap orang juga harus mempertimbangkan status mental dan sosial kita untuk mencapai umur panjang.

Makalah yang diterbitkan dalam jurnal Ageing-US, mengungkapkan bahwa faktor psikologis, seperti perasaan tidak bahagia atau kesepian, dapat membuat seseorang menua 1,65 tahun.

Tak hanya itu, hal ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit lainnya, menurut temuan tersebut.

“Efek agregat (faktor psikologis) melebihi efek dari jenis kelamin biologis, tempat tinggal, status perkawinan, dan status merokok," kata penelitian itu, dilansir Express.co.uk pada Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Kenali Berbagai Penyebab Batuk Disertai Muntah, Termasuk Kebiasaan Merokok hingga PPOK dan Asma

ilustrasi larangan merokok
ilustrasi larangan merokok (freepik.com)

“Kami menyimpulkan bahwa komponen psikologis tidak boleh diabaikan dalam studi penuaan karena dampaknya yang signifikan terhadap usia biologis.”

Sebagai bagian dari penelitian, yang dilakukan oleh akademisi di China, Hong Kong, dan AS, tim menganalisis data darah dan biometrik dari 12.000 orang dewasa China menggunakan dataset China Health and Retirement Longitudinal Study (CHARLS).

Laporan tersebut menunjukkan bagaimana orang dengan riwayat stroke, penyakit hati dan paru-paru, merokok, serta mereka yang berada dalam kondisi mental rentan menua lebih cepat.

Baca juga: Orang yang Kesepian dan Alami Isolasi Sosial Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Faktor psikologis berpengaruh dengan tingkat penuaan

ILUSTRASI - Orang yang kesepian lebih cepat tua
ILUSTRASI - Orang yang kesepian lebih cepat tua (Pexels)
2 dari 3 halaman

Mereka menemukan bahwa kesepian, kurang tidur, atau merasa tidak bahagia adalah signifikan dalam hal tingkat penuaan.

Bahkan disebutkan bahwa perasaan putus asa, tidak bahagia, dan kesepian meningkatkan usia biologis pasien lebih dari merokok.

"Semua faktor yang termasuk dalam analisis (kecuali menjadi janda) menunjukkan efek signifikan pada laju penuaan," katanya.

“Tiga efek terbesar pada tingkat penuaan dimiliki oleh faktor biner berikut: merokok (+1,25 tahun), saat ini menikah (−0,59 tahun), dan menderita kurang tidur (+0,44 tahun).

“Namun, jika delapan variabel psikologis dianggap sebagai skala yang mewakili kesejahteraan psikologis, berada di ujung bawahnya memiliki efek mempercepat penuaan sebesar 1,65 tahun."

Baca juga: Berikut Ini Dampak Psikologis Terlalu Lama WFH, Merasa Kesepian hingga Alami Kecemasan

Hidup di desa cenderung mempercepat penuaan

ilustrasi penuaan dini
ilustrasi penuaan dini (Kompas.com)

Menjadi lajang dan tinggal di daerah pedesaan, juga berpengaruh pada penuaan.

“Selain itu, orang yang tinggal di daerah pedesaan diperkirakan 0,4 tahun lebih tua daripada mereka yang tinggal di daerah perkotaan,” kata surat kabar itu.

“Efek buruk dari kehidupan pedesaan baru-baru ini ditunjukkan dalam studi multi-morbiditas di China dan telah dikaitkan dengan 'status sosial ekonomi yang lebih rendah, layanan sosial yang lebih buruk, dan akses yang lebih rendah ke layanan medis yang berkualitas'.

“Malnutrisi dan kerja fisik diusulkan sebagai kontributor utama peningkatan prevalensi kondisi tertentu, seperti osteoporosis dan radang sendi.”

Baca juga: Perubahan Jenis Kulit hingga Penuaan Kulit Terjadi Seiring Bertambahnya Usia, Berikut Ulasan Dokter

3 dari 3 halaman

Pentingnya menjaga kesehatan mental

ilustrasi kesehatan mental
ilustrasi kesehatan mental (freepik.com)

Tim menekankan pentingnya kesehatan mental ke depan.

"Secara keseluruhan, kami telah menunjukkan bahwa laju penuaan secara signifikan terkait dengan fitur psikologis," makalah itu menyimpulkan.

“Kontribusi yang diamati dari kondisi mental seseorang terhadap usia biologis seseorang adalah signifikan dan sebanding dengan efek merokok.

“Dengan demikian, mempromosikan kesehatan mental dapat dianggap sebagai intervensi anti-penuaan potensial dengan kemungkinan manfaat yang setara dengan pendekatan terapi fisik yang lebih nyata.”

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved