Breaking News:

dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE Paparkan Prosedur Hingga Pemulihan Tindakan Bedah Plastik

Menurut dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE berapa lama prosedur bedah plastik tergantung seberapa besar dan seberapa kompleks.

pixabay.com
Ilustrasi prosedur operasi bedah plastik, begini penjelasan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE 

TRIBUNHEALTH.COM - Bedah plastik sebenarnya dilakukan untuk memperbaiki cacar dan kekurangan pada fisik, seperti akibat penyakit, cedera, penyakit bawaan, atau pembedahan yang pernah dijalani.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan apabila operasi plastik dilakukan untuk memperbaiki keseimbangan dan kecantikan tubuh.

Itulah alasan mengapa bedah plastik dibagi menjadi dua, yaitu perbaikan (rekonstruktif) dan kecantikan (estetika).

Prosedur bedah plastik

dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE menjelaskan jika berapa lama prosedur bedah plastik tergantung seberapa besar dan seberapa kompleks.

Baca juga: Obsessive Compulsive Disorder (OCD) Bisa Dideteksi sejak Penderita Memasuki Usia 18 Tahun ke Atas

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekontruksi Estetik, dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunjabar Video program Tribun Health edisi 20 Juli 2022.

Ilustrasi melakukan operasi bedah plastik, simak ulasan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE
Ilustrasi melakukan operasi bedah plastik, simak ulasan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE (Freepik.com)

Baca juga: Kasus yang Ditangani Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, Simak Kata drg. Hendra Nur Sp. Pros Berikut

"Dari prosedurnya itu yang paling sebentar mungkin ada yang setengah jam tapi paling lamanya bisa sampai 8 jam bahkan lebih tergantung apa yang dikerjakan sih ya," terang dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE dalam tayangan Tribun Health (20/07/2022).

"Terus untuk recovery (pemulihan), recovery itu kalau misalnya recovery cuman sampai aktivitas misalnya seberapa banyak atau seberapa cepet dari dia operasi dia bisa aktivitas seperti biasa," ulas dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

"Sebenarnya untuk sebagian besar prosedur bedah plastik itu bisa sih," timpal dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

"Jadi misalnya pasien operasi, sorenya pulang terus bisa jalan-jalan ke mall segala macam itu sudah biasa banget dengan kemajuan tadi kita pembiusan dan prosedurnya itu," lanjut dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

"Cuman mungkin ya inikan luas sekali, mungkin beda-beda juga tuh tiap penyakit," kata dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

Ada beberapa pasien yang mungkin harus puasa mobilisasi, misalnya seperti pasien yag dipasangkan gips supaya penyembuhan lukanya tidak terganggu dengan gerakan pasien.

Baca juga: Inilah Beberapa Macam Sunat Modern dengan Metode yang Lebih Baik, Berikut Penjelasan Dokter

Ilustrasi dokter melakukan bedah plastik, begini pemaparan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE
Ilustrasi dokter melakukan bedah plastik, begini pemaparan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE (freepik)

Baca juga: Tak Hanya Peregangan Kulit Saja, Ketahui Beberapa Kebiasaan Penyebab Terjadinya Stretchmark

Gips merupakan balutan yang membungkus bagian tubuh yang biasanya terbuat dari bahan plester atau gelas fiber yang berfungsi untuk menahan agar bagian tubuh yang menderita sakit tetap stabil dan tidak mendapat benturan yang kuat hingga bagian yang sakit dinyatakan sembuh.

"Ada yang mungkin harus pantang dulu aktivitas yang berat supaya dia tidak berdarah lagi. Nah itulah kalau misalnya recovery itu memang bervariasi sekali tapi bagian besar sih bisa langsung," tutur dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

"Terus nah itu pentingnya juga kalau misalnya recovery. Itu pentingnya juga kita recoverynya itu berapa lama ya itu tergantung dari scarnya juga," sambungnya.

"Karena kita plastik itu bukan cuman membenarkan si pasien lukanya, tapi kita juga pertimbangkan ke depannya itu dia hasil dari si scarnya bekas lukanya itu bakal kaya gimana tuh. Itulah yang membuat mungkin proses follow up dari pasien bedah plastik itu lebih lama dibandingkan pasien-pasien pada umumnya," pungkas dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE.

Baca juga: Penyebab Kutu Rambut Picu Rasa Gatal di Kulit Kepala, Simak Penuturan dr. Arieffah, Sp. KK

Ilustrasi hendak melakukan operasi bedah plastik, simak penjelasan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE
Ilustrasi hendak melakukan operasi bedah plastik, simak penjelasan dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE (pixabay.com)

Baca juga: Memahami Derajat Keparahan hingga Cara Deteksi Kepribadian Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Jadi apabila ada luka sekecil apapun, setelah dilakukan penjahitan luka tersebut kering atau sembuh maka setelah luka sembuh pasien akan menjalani proses pematangan dari bekas luka.

Pematangan bekas luka bisa berlangsung sampai minimal 6 bulan.

Selama 6 bulan itulah harus dijaga bekas luka pasien supaya hasilnya atau bekas lukanya lebih samar.

Baca juga: Beberapa Hal Wajib Diketahui Sebelum Menggunakan Headgear Gigi, Ini Kata drg. Ardiansyah Sp.Ort(K)

Penjelasan Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekontruksi Estetik, dr. Sandy Sofian Sapandi, Sp.BP-RE dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunjabar Video program Tribun Health edisi 20 Juli 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved