Breaking News:

Inilah Beberapa Macam Sunat Modern dengan Metode yang Lebih Baik, Berikut Penjelasan Dokter

Sunat atau sirkumsisi lebih dikenal masyarakat dengan khitan. Sunat dianjurkan untuk mencegah adanya penumpukan bakteri.

freepik.com
ilustrasi sunat dengan metode modern 

TRIBUNHEALTH.COM - Disebut sunat modern karena inovasi barunya.

Metode-metode baru yang lebih baik dari mertode sebelumnya.

Metode sunat sebelumnya ialah dengan disuntik, dilanjutkan pemotongan dan dilanjutkan dengan penjahitan.

dr. Irmadani Intan menyampaikam, metode barui ini akan menggantikan beberapa step pada metode konvensional yang sekiranya bisa meminimalisir resiko dan mempercepat proses.

Contohnya pada proses pembiusan dulu disubntik dan sekarang bisa menggunakan free needle injection yang bisa diterapkan pada seluruh metode.

Bahkan pembiusan pada metode konvensional juga bisa diganti dengan free needle injection.

ilustrasi sunat dengan metode modern
ilustrasi sunat dengan metode modern (freepik.com)

Baca juga: Ketahui Kondisi Penis yang Tidak Boleh Dilakukan Sunat, Berikut Penjelasan Dokter

Alat yang digunakan pada sunat modern tergolong banyak dan metodenya sangat beragam.

dr. Irmadani Intan menyampaikan, metode sunat yang paling populer dan sudah sedikit lama disebut dengan istilah Klamp.

Pada sunat Klamp terdapat beberapa metode seperti Smart Klamp, dan Alisklamp juga ada brand-brand lain yang menggunakan metode klamp.

Klamp ini fungsinya ialah menggantikan peran jahitan.

Yang awalnya setelah luka terbuka dijahit, untuk menyatukannya digantikan dengan klamp yang sistemmnya menjepit atau mengikat.

Luka terbuka akan tertutup dan beberapa hari kedepan akan dilepaskan kembali.

Selain klamp terdapat metode lain seperti Ring.

Baca juga: Apakah Sunat Bisa Dilakukan pada Bayi? Simak Penjelasan dr. Agung Aji Prasetyo., Msi, Med, Sp.BA.

dr. Irmadani Intan menyampaikan,metode ring prinsipnya juga sama dengan klamp yaitu mengikat.

Tetapi tidak dengan menjepit, namun hanya diikat.

Dari metode ring maupun klamp diharapkan penyembuhan lebih bagus dan lebih cepat daripada dengan jahitan atau luka basah.

Selain itu ada juga yang disebut dengan Sealer atau menggunakan lem.

Lem tersebut menggantikan jahitan yang biasa dijahit, tetapi lukanya cukup dilem seperti mengelem kertas.

Sehingga pada sunat mertode selaer akan lebih rapi dan minim nyeri.

dr. Irmadani Intan menyampaikan, bekas jahitan bisa menimbulkan rasa nyeri dikemudian hari, sedangkan tanpa jahitan tidak menimbulkan nyeri.

Baca juga: Bolehkah Penyandang Hemofilia Melakukan Sunat? Begini Kata dr. Olga Rasiyanti Siregar

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved