Breaking News:

Sudah Melakukan Pemeriksaan Gigi di Salah Satu Rumah Sakit, Bolehkah Pindah ke Rumah Sakit Lain?

Beberapa orang yang memperhatikan kesehatan giginya tentu melakukan pemeriksaan ketika giginya mulai terasa bermasalah.

freepik.com
ilustrasi pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh dokter 

TRIBUNHEALTH.COM - Menjaga kesehatan gigi merupakan hal yang sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh.

Serigkali kita mengabaikan kondisi gigi berlubang hingga membutuhkan perawatan saraf gigi.

Seseorang yang menjalankan pemeriksaan gigi disalah satu rumah sakit namun menginginkan pemeriksaan di rumah sakit lain, tentu menjadi pertanyaan apakah diperbolehkan.

drg. Citra Pramita mengatakan, pada perawatan saraf gigi memang tahapan awal adalah dilakukan pemeriksaan melalui rontgen untuk mengetahui bagaimana keadaan karies, infeksi dan jumlah saluran akar gigi.

Apabila memang sudah masuk ke dalam tahap perawatan, sebaiknya memang perawatan tersebut dilakukan pada satu dokter gigi saja dikarenakan tahapan ini berkesinambungan.

ilustrasi pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh dokter
ilustrasi pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh dokter (freepik.com)

Baca juga: Tak Perlu Ragu Periksa Gigi, Ini Aturan Datang ke Dokter Gigi yang Benar bagi Pemegang Kartu BPJS

Namun apabila memang dalam kondisi diharuskan untuk berpindah ke rumah sakit lain, ada baiknya dibawa keadaan rontgen kapital sebelumnya dan akan lebih baik ada surat rujukan dari dokter sebelumnya.

Karena para perawatan saraf ini, setelah dilakukan rontgen pada saat awal maka selanjutnya dilakukan perawatan dan dilakukan pembersihan.

Selain itu juga akan diberikan obat pada saluran akarnya.

Maka dari itu, dalam perawatan saraf gigi harus berkesinambungan step by stepnya.

Setelah itu akan dilakukan evaluasi kembali untuk pemeriksaan rontgen berikutnya.

drg. Citra Paramita menyampaikan, memang untuk pemeriksaan saraf ini pada pemeriksaan rontgent apikal sekitar 2 sampai 3 kali.

Baca juga: Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Gigi pada Dokter yang Berkompetensi Agar Tak Terjadi Masalah Serius

Setelah itu barulah dilakukan tambalan tetap atau crown gigi bila diperlukan.

Jika tidak ada referensi dari dokter sebelumnya, kemungkinan harus mengulang atau harus ianalisa manual oleh dokter di rumah sakit lain.

drg. Citra Pramita mengatakan, apabila berpindah ke dokter gigi lain mungkin ada kemungkinan kita harus melakukan rontgen apikal lagi dari awal untuk melihat kondisi gigi pada saat itu dan memprediksi sampai mana tahap perawatannya.

Sebaiknya direncanakan dengan baik agar proses pemindahannya tidak perlu mengulang.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan drg. Citra Paramita Sp.Ort. Seorang dokter gigi spesialis ortodosia.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved