Breaking News:

Mulut Kering Terjadi pada 60 Persen Pasien Covid-19, Muncul Dua Hari sebelum Gejala Lainnya

Studi ilmiah mengungkapkan bahwa kebanyakan orang mengalami mulut kering sebelum muncul gejala Covid-19

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah mulut kering karena Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Kebanyakan orang mungkin pernah mengalami sensasi mulut kering, yang membuatnya ingin minum terus-terusan.

Namun, sebuah makalah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Future Virology melaporkan bahwa sensasi mulut kering juga bisa menjadi gejala Covid-19.

Juga dikenal sebagai xerostomia, mulut kering dilaporkan pada 60 persen kasus yang diteliti para peneliti, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk.

Tim mengamati pasien Covid yang dirawat di Rumah Sakit Shahid Beheshti di Kashan, Iran, setiap hari hingga gejala yang mengganggu itu teratasi.

Menurut penelitian, mulut kering adalah gejala awal yang muncul satu atau dua hari sebelum tanda-tanda peringatan lainnya.

Kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar pasien yang mengalami sensasi ini berhasil meredakan gejala ketika mereka memulai pengobatan.

Mulut kering muncul di awal pandemi saat penelitian berlangsung antara pertengahan Mei hingga akhir Juni 2020.

Baca juga: Daftar Gejala Long Covid yang Tak Biasa, Termasuk Kembung dan Rambut Rontok

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah mulut kering karena covid
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah mulut kering karena covid (freepik.com)

Tim peneliti menyimpulkan bahwa xerostomia dapat membantu membunyikan lonceng alarm sebelum gejala lain muncul, dilansir Express.co.uk pada 5 Agustus 2022.

“Oleh karena itu, dapat dihipotesiskan bahwa itu dapat digunakan untuk diagnosis dini, karantina, dan pengobatan," katanya.

“Akibatnya, penularan penyakit dapat dicegah dan hasil pengobatan terbaik dapat dicapai.”

Sementara mulut kering bisa menjadi petunjuk awal penyakit, itu juga bisa disebabkan oleh berbagai masalah lain.

Baca juga: Ilmuwan Identifikasi Virus Corona Varian IHU di Prancis, Diduga Berasal dari Kamerun

Untungnya, ada gejala lain Covid yang bisa membantu mengidentifikasi virus, mulai dari sakit kepala hingga mual.

Menurut NHS, daftar lengkap tanda-tanda Covid meliputi:

  • Suhu tinggi atau menggigil (menggigil)
  • Batuk baru dan terus menerus
  • Kehilangan atau perubahan pada indra penciuman atau perasa Anda
  • Sesak napas
  • Merasa lelah atau lelah
  • Tubuh yang sakit
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Kehilangan selera makan
  • Diare
  • Merasa sakit atau tidak enak badan.
ilustrasi virus varian omicron
ilustrasi virus varian omicron (tribunnews.com)

Omicron BA.4 dan BA.5 tampaknya menyebabkan gejala yang mirip dengan pendahulunya.

NHS tetap merekomendasikan orang yang dinyatakan positif untuk tinggal di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain.

Apa yang kita ketahui tentang Omicron BA.4 dan BA.5?

Keduanya pertama kali terlihat di Afrika Selatan pada awal tahun ini.

Mereka tampaknya menyebar jauh lebih cepat dibandingkan dengan strain lain, namun mereka tampaknya tidak lebih fatal.

Baca juga: Ahli Paparkan Gejala Khas Covid-19 Varian Omicron BA.5, Bikin Berkeringat saat Malam Hari

Aspek rumitnya adalah Omicron BA.4 dan BA.5 tampaknya lebih mudah menyebar dan juga menginfeksi kembali mereka yang baru saja terkena Covid.

Meskipun vaksin Covid saat ini bukan yang paling cocok untuk varian ini, mereka masih dianggap sebagai lini pertahanan terbaik.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved