Breaking News:

Pahami Kebiasaan Buruk dalam Melakukan Pembersihan Gigi Sehari-hari

Gigi dan mulut merupakan bagian penting yang harus dijaga kesehatannya. Selain itu, kita juga harus memahami kebiasaan buruk dalam pembersihan gigi.

kompas.com
ilustrasi seseorang yang melakukan sikat gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Kebersihan gigi dan lidah perlu diperhatikan agar tidak terjadi masalah.

Perlu diketahui bahwa cara menyikat gigi yang salah dapat menyebabkan gusi terkikis, sehingga  gusi berdarah dan bengkak.

Dalam melakukan pembersihan dilakukan 2x dalam sehari.

Meskipun sudah melakukan permbersihan 2x sehari, pasien juga seringkali salah.

Banyak yang memilih sarapan setelah menyikat gigi, dan setelah sarapan mereka tidak sikat gigi lagi.

Harusnya ketika pagi tidak masalah jika mengonsumsi makanan, tetapi setelah makan harus menyikat gigi agar rongga mulut terlindungi hingga siang hari.

ilustrasi seseorang yang melakukan sikat gigi
ilustrasi seseorang yang melakukan sikat gigi (kompas.com)

Baca juga: drg. Ivanna Belopandung Sampaikan Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

drg. Zaida Dahlia menyampaikan, di negara-negara maju menerapkan setelah bangun tidur sarapan terlebih dahulu, setelah sarapan barulah menyikat gigi.

Orangtua bisa menerapkan kebiasaan tersebut pada anak agar gigi anak tidak rusak.

drg. Zaida Dahlia menyampaikan, banyak penelitian yang mengatakan bahwa angka kerusakan gigi tidak menurun.

Berarti pemahaman masyarakat belum luas mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Mindset orang Indonesia adalah ke dokter gigi jika gigi terasa sakit maupun gusi bengkak.

Padahal mindset orang luar Indonesia pun sudah banyak yang merutinkan diri untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut meskipun tidak mengalami masalah.

Baca juga: Inilah yang Terjadi Jika Tak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Simak Ulasan drg. Ivanna Belopandung

Selain itu kurangnya pemahaman tentang cara yang tepat dalam membersihkan dan menyikat gigi.

Banyak orang yang menyikat gigi dengan cara asal-asalan, padahal sikat gigi ada tekniknya agar gusi sehat dan gigi tetap bersih.

drg. Zaida Dahlia menyampaikan, beliau memperhatikan dari pasien-pasiennya bahwa dalam menyikat gigi bulu sikatnya harus keras, kalau bulu sikat tidak keras maka gigi tidak bersih.

Selain harus menggunakan bulu sikat yang keras, dalam menyikat gigi pun harus kencang jika tidak menyikat tidak kencang dianggap tidak bersih.

Padahal anggapan tersebut salah besar.

Perlu diketahui, paling penting dalam pemilihan sikat gigi adalah bulu sikat harus halus dan permukaannya tidak boleh kasar.

Baca juga: Alasan Dibalik Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut menurut drg. Ivanna Belopandung

Bisa jadi bulu sikat yang kasar dapat mengikis gusi, bukan mengikis gigi.

Oleh karena itu banyak pasien yang mengeluhkan gusi berdarah dan bengkak.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Sumsel bersama dengan drg. Zaida Dahlia Wattimena. Seorang dokter gigi poliklinik RS BA Medika.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved