Breaking News:

Anak yang Cacingan Disarankan Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi, Begini Penjelasan dr. S.T. Andreas

Menurut dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A makanan yang tinggi zat besi bisa mengatasi anemia yang dialami oleh anak.

Pixabay.com
Ilustrasi anak laki-laki alami cacingan, begini penjelasan dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit kecacingan ialah kondisi tubuh manusia yang terinfeksi cacing atau parasit yang tinggal di dalam usus.

Ketika anak menderita cacingan, biasanya nutrisi anak akan berkurang.

Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A hal ini akan mengakibatkan anak mengalami diare dan anemia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KompasTV program Ayo Sehat edisi 10 Agustus 2022.

Baca juga: Apakah Nyeri Haid Normal Terjadi? Begini Penuturan dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS

Makanan yang dianjurkan dokter ketika anak alami cacingan

Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A menyebutkan jika anak yang menderita cacingan bisa mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi.

Ilustrasi sayuran bisa menjadi sumber zat besi, simak pemaparan dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A
Ilustrasi sayuran bisa menjadi sumber zat besi, simak pemaparan dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A (Pixabay)

Baca juga: Memahami Inner Child, Sisi Anak-anak di dalam Kepribadian, menurut Diah Mahmudah, S.Psi

Pasalnya makanan yang tinggi zat besi bisa mengatasi anemia yang dialami oleh anak.

"Jadi yang tinggi zat besi itu bisa hati ayam, hati sapi, daging sapi, ikan ataupun telur itu boleh diberikan," ungkap Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A.

"Terus kalau misalnya terjadi diare ya berarti dihindarilah itu tadi makanan-makanan yang merangsang diarenya. Contoh makanan manis atau serat yang terlalu tinggi itu dikurangin tapi berikanlah makanan-makanan yang mudah diserap, itu aja. Itu sih sebenarnya pengobatannya," timpal Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A.

Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A mengatakan jika anak harus diberikan obat cacing secara rutin.

Lantas adakah cara lain mengobati cacingan selain konsumsi obat cacing?

"Sebenarnya pengobatannya cuman tadi sederhana banget, tinggal diobatin ya kan. Obatin aja dengan pemberian obat cacing dengan dosis yang tepat pastinya," sambungnya.

Baca juga: Orangtua Jadi Pelaku Penyimpangan Seksual, Bisakah Menurun pada Anak? Ini Kata Medical Sexologist

Ilustrasi adanya cacing di dalam tubuh, begini penjelasan dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A
Ilustrasi adanya cacing di dalam tubuh, begini penjelasan dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A (kompas.com)

Baca juga: drg. Ivanna Belopandung Sampaikan Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

"Itu dia kenapa harus konsultasi ke dokter karena suka nih beli obat warung terus main minum aja iyakan nanya sama ke penjaga warungnya main ditelen aja ternyata dosisnya tidak tepat. Kalau dosisnya tidak tepat ya cacingnya masih ada," tegas dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A.

"Kalau dosisnya tepat itu sesuai dengan kebutuhan, sesuai dengan berat badan harusnya aman. Obat yang lain perlu enggak, enggak perlu," jelas dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A dalam tayangan Ayo Sehat (10/08/2022).

"Kalau kelebihan obat cacing dosisnya ya tadi ada efek samping. Efek sampingnya justru nanti bisa mual, muntah, diare ataupun yang lain gitu. Yang penting tadi, jangan sampai terlambat pengobatan," tambah Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A.

Dokter Spesiali Anak menjelaskan jika telur cacing bisa masuk ke sela-sela jari ketika anak bermain.

Sebagai langkah pencegahan agar anak terhindar dari penyakit cacingan maka orang tua perlu membiasakan anak untuk rajin mencuci tangan.

Baca juga: Sederet Penyebab Hidung Tersumbat saat Bangun Tidur, Mulai dari Alergi hingga Efek Samping Obat

Ilustrasi anak mengalami cacingan, simak kata dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A
Ilustrasi anak mengalami cacingan, simak kata dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A (palembang.tribunnews.com)

Baca juga: Apakah Tindakan Penyimpangan Seksual Bisa Menular? dr. Binsar Martin Sinaga FIAS Menjawab

"Jadi pola hidup bersih dan sehat itu dijalankan. Bukan berarti nggak boleh main di tanah, boleh banget silahkan. Dan ajarkanlah anak itu jangan masukin tangan ke mulut, jangan ngemut-ngemut," tambahnya.

Setiap kali anak hendak makan, bahan-bahan makanan seperti sayur dan buah wajib dicuci sampai bersih.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Hidung Mampet, Hirup Uap Air Hangat hingga Manfaatkan Minyak Kayu Putih

Penjelasan Dokter Spesialis Anak, dr. S.T. Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KompasTV program Ayo Sehat edisi 10 Agustus 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lainnya tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved