Breaking News:

Plak Beresiko Terbentuk di Permukaan Gigi Meskipun Rajin Dibersihkan, Ini Kata Dokter

Kebersihan dari gigi perlu diperhatikan agar tidak timbul berbagai masalah. Tetapi rajin membersihkan gigi tak menutup kemungkinan terbentuknya plak.

freepik.com
ilustrasi membersihkan permukaan gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Dental plak merupakan salah satu ekosistem yang paling kompleks di dalam tubuh.

Mikroorganisme ini terikat di dalam matriks yang diproduksi oleh sub-polimer ekstra seluler, dimana sebagian besar jenisnya adalah Streptococcus mutan, merupakan bakteri utama penghasil matriks polisakarida ekstraseluler.

Klasifikasinya dental plak ini ada yang berdasarkan tempat dari plak, yaitu digusi bagian atas atau ditas dari gusi maupun didalam dari gusi.

Bentuk dari gusi seperti collar atau kerah, dan letak plak berada pada kerah tersebut atau terletak di dalam area yang disebut dengan sub-gingiva.

Berdasarkan jenis dari plak, ada yang kering dan ada juga yang bersifat basah.

Dari waktu pengambilan, plak ada yang diambil satu jam atau beberapa jam setelah makan dan ada yang diambil setelah seseorang berpuasa selama satu malam.

ilustrasi membersihkan permukaan gigi
ilustrasi membersihkan permukaan gigi (freepik.com)

Baca juga: 4 Cara Hilangkan Plak Mandiri, Manfaatkan Soda Kue hingga Rutin Gunakan Water Flosser

Jenis plak yang diambil setelah satu jam atau beberapa jam setelah makan, biasanya pH dari plak tersebut tergolong rendah karena asam.

pH plak tergolong rendah karena terkait dengan intake makanan yang sempat dikonsumsi.

Sementara apabila pengambilan plak setelah kita berpuasa sepanjang malam, biasanya angka pH plak lebih tinggi, artinya lebih basa.

Dari plak itu sendiri terdiri dari beberapa tahapan Initial adherence, biasanya mulai terbentuk satu jam setelah membersihkan gigi.

Jenis plak yang dibentuk pada fase ini merupakan fase awal dan harus benar-benar diperhatikan karena satu jam setelah membersihkan gigi secara sungguh bersih sekalipun sudah terbentuk.

Selain Initial adherence, pada Lag fase, pembentukan plak gigi akan mengalami proses melambat.

Baca juga: Munculnya Plak dan Karang Gigi Bisa Dicegah, Rutin Sikat Gigi dan Flossing Jadi Cara Paling Ampuh

Kemudian terdapat Rapid growth di mana pembentukan plak akan sangat cepat dan kemudian adalah Steady atau state detachment yaitu proses dimana mikroorganisme berkembang kembali melambat kurang lebih dalam waktu 4 jam setelah membersihkan gigi sebersih mungkin, plak terbentuk sempurna.

drg. Anastasia menyampaikan bahwa plak secara alami akan terbentuk di dalam rongga mulut karena terdiri lebih dari 700 spesies mikroorganisme yang terus ada.

Dari plak itu sendiri terdiri dari beberapa tahapan Initial adherence, biasanya mulai terbentuk satu jam setelah membersihkan gigi.

Pemicu retensi plak, dimana plak mudah muncul dan sulit dibersihkan dibeberaa area perlu diperhatikan.

Pada kejadian dimana rongga mulut kita terdapat kelkulus atau karang gigi, pada kasus ini plak akan sangat mudah terbentuk dan sulit sekali dibersihkan.

Plak yang terbentuk dan sulit dibersihkan, case ini disebut dengan retensi plak.

Baca juga: Pentingnya Memahami Klasifikasi Dental Plak yang Disampaikan drg. R. Ngt. Anastasia

Apabila Cemento enamel junction atau hubungan antara lapisan pertama gigi berwarna putih yang disebut dengan enamel atau email gigi dengan bagian bawahnya berbentuk tidak teratur.

Kondisi bentuk yang tidak licin dan tidak teratur bisa memicu kondisi retensi plak.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved