Breaking News:

3 Cara untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi, Salah Satunya Jalankan Pola Hidup Sehat

Untuk mencegah terjadinya kolesterol tinggi sebaiknya menjaga pola makan dengan konsumsi makanan rendah lemak dan rajin berolahraga.

grid.id
ilustrasi kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya 

TRIBUNHEALTH.COM - Kolesterol tinggi dapat terjadi akibat tidak menjaga makanan yang dikonsumsi dengan baik.

Pasalnya makanan memiliki kontribusi terhadap kolesterol sebanyak 25-30 persen.

Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak akan lebih rentan mengalami kolesterol tinggi.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, dr. Indra Wijaya memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat.

Baca juga: Sederet Fakta Menarik Mengenai Kolesterol pada Anak Muda, Bisa Diantisipasi dengan Tips Berikut

Ilustrasi sereal gandum untuk penderita kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya
Ilustrasi sereal gandum untuk penderita kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya (Pixabay)

Baca juga: Tak Hanya Makanan Tinggi Lemak, Kolesterol Tinggi juga Dapat Terjadi Karena Faktor Genetik

Menurut penuturan dr. Indra Wijaya, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol tinggi.

1. Menjalankan pola hidup sehat

dr. Indra Wijaya memaparkan, untuk mencegah terjadinya kolesterol tinggi dapat menerapkan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat dapat dimulai dengan menjaga pola makan.

Sebaiknya mengkonsumsi makanan yang rendah lemak untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

Baca juga: dr. Indra Wijaya Tak Sarankan Konsumsi Obat Warung untuk Atasi Kolesterol Tinggi, Berikut Alasannya

Ilustrasi olahraga turunkan risiko kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya
Ilustrasi olahraga turunkan risiko kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya (Pixabay)

Baca juga: Menkes Imbau Lansia Gemar Berolahraga dan Rutin Lakukan Skrining Kesehatan untuk Deteksi Penyakit

2. Rutin berolahraga

2 dari 3 halaman

dr. Indra Wijaya menghimbau untuk rajin berolahraga secara teratur.

Olahraga dapat dilakukan secara rutin 3 sampai 5 kali seminggu dengan durasi kurang lebih 30 menit sehari.

3. Konsumsi obat jika diperlukan

Untuk mengetahui apakah perlu mengkonsumsi obat kolesterol atau tidak, dr. Indra Wijaya menyarankan berkonsultasi dengan dokter.

Konsumsi obat dapat dilakukan tentunya atas indikasi dan saran dari dokter.

Baca juga: Dokter Sebut Penanganan Kolesterol Tergantung Usia, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam

ilustrasi penderita kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya
ilustrasi penderita kolesterol tinggi, simak penjelasan dr. Indra Wijaya (kompas.com)

Baca juga: Tak Hanya Orang Dewasa, Anak Juga Harus Waspada dengan Kolesterol yang Mengintai

Karena belum tentu penderita kolesterol tinggi harus minum obat.

Pasalnya terdapat beberapa pasien dengan kolesterol tinggi yang tidak memerlukan obat.

"Penderita kolesterol tinggi tidak tergantung dengan konsumsi obat."

"Tapi kalau memang pasien tersebut memerlukan obat, tentu dokter akan memberikan sesuai dengan indikasinya," jelas dr. Indra Wijaya.

Oleh karena itu pentingnya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.

Baca juga: Penumpukan Kolesterol Hambat Aliran Darah ke Kaki, Jadi Tampak Kebiruan Disertai Sakit saat Berjalan

Ilustrasi gaya hidup sehat dapat cegah kolesterol pada anak muda, simak penjelasan dr. Indra Wijaya
Ilustrasi gaya hidup sehat dapat cegah kolesterol pada anak muda, simak penjelasan dr. Indra Wijaya (Pexels)

Baca juga: Apakah Kolesterol Setara Lemak? Ini Jawaban Dokter Spesialis Penyakit Dalam

3 dari 3 halaman

Lantas bagaimana jika penderita kolesterol tinggi enggan berolaharaga?

dr. Indra Wijaya menyebutkan, olahraga memang salah satu cara untuk mengatasi kolesterol tinggi.

Namun jika pasien kolesterol tinggi tersebut enggan berolahraga, sebaiknya berkonsultasi kembali dengan dokter yang menanganinya.

Biasanya dokter akan memberikan kiat-kiat lainnya terkait dengan keluhan pasien tersebut.

Baca juga: Sering Dianggap Jahat, Kolesterol yang Seimbang Berperan Penting Dalam Pembentukan Vitamin D

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, dr. Indra Wijaya dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat pada 7 Mei 2022.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved