Breaking News:

drg. Deviana Martia Jelaskan Perbedaan Antara Clear Aligner dan Retainer

Kondisi gigi tidak rata bisa diatasi dengan perawatan orthodonti. Metode untuk merapikan gigi antara lain kawat gigi atau behel dan clear aligner.

freepik.com
ilustrasi clear aligner dan retainer 

TRIBUNHEALTH.COM - Beberapa orang merasa bingung antara perbedaan clear aligner dengan retainer.

drg. Deviana Martia menjelaskan, retainer diambil dari kata-kata "Retain" yaitu menahan.

Jadi retainer adalah alat yang digunakan setelah melakukan perawatan orthodonti.

Setelah menggunakan kawat gigi maupun clear aligner, step terakhirnya adalah menggunakan retainer untuk menjaga gigi agar tidak gerak kembali.

Karena pada saat perawatan orthodonti, pasti saat gigi bergerak tulang yang memegang gigi harus sedikit lembek.

Apabila tulang tidak lembek, maka gigi tidak bisa gerak.

ilustrasi clear aligner dan retainer
ilustrasi clear aligner dan retainer (freepik.com)

Baca juga: Jangan Abaikan Peran Penting Keluarga Terhadap Pengaruh Kesehatan Mental

Saat menunggu tulang menjadi padat dan keras kembali, harus menggunakan retainer dengan tujuan menjaga gigi agar tidak bergerak kembali.

Retainer lebih ke arah maintain gigi bukan pilihan utama dalam perwatan otrhodonti.

drg. Deviana Maria menyampaikan, mudahnya penggunaan clear aligner tersebut dari dokter dan pasien sama-sama merasa nyaman.

Seringkali ditanyakan lamanya penggunaan kawat gigi, drg. Deviana Maria mengatakan sebagai praktisi juga melihat dari kasus pasien kira-kira 2-3 tahun.

2 dari 3 halaman

Ini dikarenakan kawat atau behel gigi memiliki tingkat kesuksesan durasinya tergantung dari hubungan antara pasien dengan dokter.

Apabila pasien sering kontrol dan rajin, pasti akan lebih cepat.

Baca juga: Memahami Alasan Munculnya Gigi pada Bayi Sejak Lahir, Bisa Disebabkan Defisiensi Makanan Tertentu

Dengan clear aligner ini bisa diketahui posisi gigi akhirnya ketika selesai menggunakan clear aligner.

Komunikasi antara dokter dan pasien harus lebih baik lagi.

drg. Deviana Martia menyampaikan, dari teknologi software tersebut juga bisa diketahui apakah pasien memerlukan cabut gigi.

Pada software tersebut dokter bisa mengatur apabila tidak dicabut, hal lain apa yang bisa dilakukan.

Pemakaian clear aligner tidak perlu cabut gigi, tetapi tergantung kasus yang dialami oleh pasien.

Apabila kasusnya tergolong berat sekali mungkin harus dilakukan pencabutan gigi, tetapi tidak se-infasif kawat gigi.

Baca juga: Ketahui Faktor-faktor yang Mempengaruhi Detak Jantung Beserta Intensitasnya

Berikut adalah tahapan menggunakan clear aligner :

- Cek kondisi gigi secara umum

3 dari 3 halaman

- Cetak giginya dan scan menggunakan software khusus

Ini disampaikan pada channel YouTube Kompas.com bersama dengan drg. Deviana Maria Anastasia. Seorang Dokter Gigi Umum dan Co-founder dari Rata.id

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved