Breaking News:

Potensi Penularan Covid-19 di Masyarakat Meningkat, Ini Pesan Kementerian Kesehatan

Salah satu indikator yang perlu dilihat dalam memantau situasi Covid-19 adalah angka reproduksi efektif (Rt).

Pixabay.com
Ilustrasi kasus Covid-19 alami peningkatan, begini pemaparan Prof. Wiku Adisasmito 

TRIBUNHEALTH.COM - Terkini jumlah kasus Covid-19 terus mencetak rekor baru dalam beberapa minggu terakhir setelah lama tidak mengalami kenaikan.

Per tanggal 27 Juli 2022 jumlah kasus positif harian telah mencapai angka 6.000 kasus.

Salah satu indikator yang perlu dilihat dalam memantau situasi Covid-19 adalah angka reproduksi efektif (Rt) yang menggambarkan potensi penularan di masyarakat.

Data terkini menunjukkan angka reproduksi efektif (Rt) di Indonesia secara nasional meningkat dari 1 Juli 2020 di angka 1,22 menjadi 1,26 pada tanggal 15 Juli 2022.

Ini artinya penularan masih ada dan terjadi di dalam masyarakat dengan pola penambahan kasus berlipat atau eksponensial.

"Untuk itu, saya minta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali waspada terhadap penularan Covid-19 yang mulai kembali meningkat," ucap Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.

Baca juga: Warna Gusi Bisa Berubah Akibat Terjadinya Trauma dan Memiliki Kebiasaan Buruk

Ilustrasi kasus Covid-19 mengalami peningkatan, simak ulasan Prof. Wiku Adisasmito
Ilustrasi kasus Covid-19 mengalami peningkatan, simak ulasan Prof. Wiku Adisasmito (Pixabay.com)

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Memahami Prosedur Pemasangan Gigi Palsu Lepasan dan Gigi Palsu Permanen

"Mungkin saat ini kembali terdengar kabar bahwa kerabat atau orang terdekat kita terinfeksi virus Covid-19 yang menandakan bahwa kewaspadaan mulai kembali penting untuk ditingkatkan."

"Tidak lelah saya ingatkan bahwa meskipun saat ini bor masih terkendali, namun kita tidak hanya wajib melindungi diri sendiri namun juga orang lain terutama kelompok rentan," ulas Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.

Mungkin gejala Covid-19 saat ini ringan atau bahkan tidak menunjukkan gejala, namun bisa saja keadaan tersebut berbeda terhadap kelompok rentan seperti yang mungkin tertular dari kita.

Untuk itu kembali normalnya kegiatan sosial ekonomi masyarakat perlu diperkuat dengan penerapan dan kedisplinan protokol kesehatan yang baik dan benar agar keadaan normal ini tidak memicu kembali lonjakan kasus dikemudian hari.

Dilakukan dengan cara memakai masker dengan benar serta tidak melepaskannya ketika berbicara, menggunakan sanitasi setelah bersentuhan dengan orang lain.

Baca juga: Meskipun Gusi Gelap Bisa Diatasi dengan Depigmentasi, Namun Depigmentasi Tak Bertahan Selamanya

Ilustrasi Covid-19 di Indonesia, begini keterangan Prof. Wiku Adisasmito
Ilustrasi Covid-19 di Indonesia, begini keterangan Prof. Wiku Adisasmito (tribunnews.com)

Baca juga: drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros Paparkan Perawatan Jenis Gigi Palsu Lepasan dan Gigi Palsu Permanen

Selain itu, pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat selain protokol kesehatan pastikan setiap orang telah menerima vaksin dosis ketiga.

Kabar baiknya, jumlah orang yang menerima vaksin booster mengalami peningkatan 70 persen selama 4 minggu terakhir.

Hal ini menandakan jika semakin banyak masyarakat yang akhirnya melakukan vaksinasi booster dan hal ini sangat baik karena dapat meningkatkan perlindungan kolektif.

Kenaikan cakupan booster ini sejalan dengan sudah mulai diberlakukannya kebijakan wajib booster untuk memasuki fasilitas publik.

Serta mencerminkan efektifnya pelaksanaan kebijakan tersebut untuk mewujudkan kekebalan komunitas terhadap Covid-19.

Baca juga: Benarkah Penggunaan Gigi Palsu Bisa Menyebabkan Rasa Ngilu? Begini Tanggapan drg. Muhammad Ikbal

Ilustrasi kasus Covid-19, simak penuturan Prof. Wiku Adisasmito
Ilustrasi kasus Covid-19, simak penuturan Prof. Wiku Adisasmito (health.grid.id)

Baca juga: Gigi Berlubang dan Penyakit Lain pada Gigi Berpengaruh Terhadap Rahang? Ini Penjelasandrg. Anastasia

Penjelasan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 28 Juli 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved