Breaking News:

Memahami Prosedur Pemasangan Gigi Palsu Lepasan dan Gigi Palsu Permanen

Sebelum memasangkan gigi palsu, penting bagi pasien untuk mengetahui prosedur pemasangan gigi palsu, begini penjelasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros.

Pixabay.com
Ilustrasi prosedur pemasangan gigi palsu, begini penjelasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros 

TRIBUNHEALTH.COM – Langkah penentuan jenis gigi palsu akan disesuaikan dengan kondisi rongga mulut pasien.

Oleh sebab itu, prosedurnya harus dilakukan oleh dokter yang berkompeten karena akan berkaitan dengan mulut dan gigi secara menyeluruh.

Umumnya, gigi palsu dibedakan menjadi dua kategori, yaitu gigi palsu lepasan dan gigi palsu permanen.

Sebelum memasangkan gigi palsu, penting bagi pasien untuk mengetahui prosedur pemasangan gigi palsu.

Untuk membahas mengenai informasi kesehatan gigi dan mulut maupun seputar gigi palsu, kita bisa bertanya langsung dengan Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia yang sudah berkompeten seperti drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros.

drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros lahir di Keera, Kabupaten Wajo pada tanggal 21 Oktober 1980.

Dokter gigi yang juga merupakan staff dosen di Universitas Hassanudin mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di tanah kelahirannya.

Baca juga: Perbedaan Gigi Hitam Membayang dengan Tanda Rampan Karies, Simak drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Ilustrasi prosedur pemasangan gigi palsu, begini penjelasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros
Ilustrasi prosedur pemasangan gigi palsu, begini penjelasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros (Pixabay.com)

Baca juga: Kenali Penyebab Warna Gigi Anak Hitam Berbayang dari drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati

Pada tahun 2004, drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros melanjutkan pendidikan program profesi dokter gigi di Universitas yang sama.

Kini drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros tengah menempuh studi Ph.D di China Medical University, Taiwan.

drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros juga menjalankan praktik di RSGMP Universitas Hassanudin.

2 dari 4 halaman

Ia juga membuka praktik di TJ Dent Medical Specialist dan Klinik Dentamedica Care Center.

Rupanya sejak tahun 2017 drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros menjadi asisten editor Journal of Dentomaxillofacial Science FKG.

drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros kerap menjadi pembicara dalam acara seminar, kursus atau hands on.

drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros akan menjawab segala pertanyaan terkait kesehatan gigi dan mulut sebagai berikut.

Baca juga: Pantangan yang Harus Dihindari pasca Tanam Benang , Simak Anjuran dr. Vonny Ovia R, Dipl. CIBTAC

Profil drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros
Profil drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros (Dok. Pribadi drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros untuk TribunHealth.com)

Baca juga: Jangan Lakukan 4 Hal Ini Pasca Lakukan Tarik Benang, Agar Hasil Kian Maksimal, Ini Imbauan Dokter

Pertanyaan:

Bagaimana prosedur pemasangan gigi palsu dok?

Nando, Tinggal di Semarang.

Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros Menjawab:

Pembuatan gigi palsu tentu memerlukan proses tidak bisa langsung jadi, tentunya ada perawatannya dan kunjungannya bisa lebih dari 3 kali kunjungan.

1. Gigi palsu lepasan

3 dari 4 halaman

Kunjungan pertama biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan mulut pasien dan melakukan foto rontgen.

Dokter gigi akan melihat keadaan tulang dan rahang dari pasien.

Masih di kunjungan pertama biasanya dokter akan melakukan pencetakan rahang, sehingga dihasilkan model studi.

Selain itu dokter gigi juga akan menentukan jenis gigi paksu yang cocok dengan pasien.

Pada kunjungan kedua adalah mencoba gusi sementara, baik tingginya dan lain sebagainya.

Pada kunjungan ini dokter gigi akan mengambil gigitan pasien supaya tidak ada penyakit, tidak ada gangguan.

Selain itu dilakukan pengambilan warna gigi supaya warnanya cocok dengan gigi sebelahnya.

Kunjungan ketiga adalah mencoba gigi palsu, tetapi gigi palsu belum bisa dibawa pulang.

Kunjungan keempat adalah pemasangan gigi palsu.

Baca juga: Penanganan Pertama saat Alami Alergi, Ini yang Perlu Dilakukan menurut dr. Prasna Pramita, Sp.PD

Tidak berhenti sampai di sini, sebaiknya ada kontrol pada pertemuan kelima agar diketahui keluhan setelah pemasangan.

4 dari 4 halaman

Biasanya saya sarankan untuk melakukan kontrol pertama satu hari setelah pemasangan gigi palsu.

Umumnya dilakukan 3 kali kontrol setelah pemasangan.

Ilustrasi prosedur pembuatan gigi palsu, simak ulasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros
Ilustrasi prosedur pembuatan gigi palsu, simak ulasan drg. Muhammad Ikbal, Sp.Pros (Pixabay.com)

Baca juga: Berikut Ini Beragam Perawatan dan Pencegahan Radang Panggul, Pastikan Berhubungan Seks dengan Sehat

2. Gigi palsu permanen

Sama halnya pada prosedur pemasangan gigi palsu lepasan dimana kunjungan pertama akan dilakukan pemeriksaan intra oral dan ekstra oral serta pemeriksaan radiologi, jadi dokter akan melihat foto rontgen.

Pada kunjungan pertama dokter gigi akan melakukan pencetakan.

Jangan takut, pencetakan itu umumnya tidak akan menimbulkan rasa dan bisa dilakukan dengan cepat.

Pada kunjungan pertama juga akan dilakukan penentuan warna gigi.

Karena sebagus apapun bahannya tetapi warnanya tidak sesuai dengan gigi asli tentu tetap menjadi keluhan.

Jadi penentuan warna itu pada kunjungan pertama.

Pada kunjungan kedua, dokter gigi akan melakukan pengasahan pada tempat gigi palsu dipasangkan.

Setelah diasah akan dilakukan pencetakan kembali agar didapatkan model kerja.

Pada kunjungan yang sama akan dipasangkan gigi tiruan sementara.

Hal ini berguna untuk menjaga penampilan dan pasien tetap bisa makan.

Pada kunjungan ketiga dilakukan pemasangan gigi permanennya.

Setelah pemasangan diperlukan kunjungan selanjutnya untuk dilakukan kontrol.

Baca juga: Lingkungan Terdekat Jadi Kunci Deteksi Depresi pada Seseorang,Ini Langkah Tepat untuk Mengatasi

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved